0 menit baca 0 %

Suhardi Hasan : Permudahlah Dan Jangan Mempersukar

Ringkasan: Pekanbaru (Inmas), Pada hari ini, H. Suhardi Hasan, S.Ag., MA Kasi PHU Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru kembali memberikan tausiah dalam program One Day One Hadit. Rabu (30/09/2020). ?? ?????? ??? ???? ??? ,???? ?????????? ???? ???? ???? ? ??? ???: (????????? ????? ???????????, ???????????...


Pekanbaru (Inmas), Pada hari ini, H. Suhardi Hasan, S.Ag., MA Kasi PHU Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru kembali memberikan tausiah dalam program One Day One Hadit. Rabu (30/09/2020).

?? ?????? ??? ???? ??? ,???? ?????????? ???? ???? ???? ? ??? ???: (????????? ????? ???????????, ??????????? ????? ???????????) ????? ??????

Dari Anas r.a,  Nabi SAW. Bersabda: Ringankanlah (ajaran da’wahmu) dan jangan mempersukar, dan bergembiralah pengikutmu dan jangan kamu gusarkan. (Bukhari, Muslim).

Pelajaran yang terdapat di dalam hadits:

1- kalimat ????????????????adalah sebagai penegasan. Imam Nawawi berkata, “jika hanya menggunakan kata ?????????(berilah kemudahan), maka orang yang hanya memberikan kemudahan sekali dan sering mempersulit orang lain termasuk dalam hadits tersebut. Oleh karena itu, Rasulullah bersabda ????? ??????????? (janganlah mempersulit) dengan maksud untuk mengingatkan, bahwa memberikan kemudahan kepada orang lain harus selalu dilakukan dalam setiap situasi dan kondisi.

2- Demikian pula dengan  menyampaikan kabar buruk pada awal sebuah pengajaran dapat menyebabkan orang tidak menghiraukan nasihat yang akan diberikan kepadanya, maka kata ??????????? (berita gembira) disini diikuti dengan kata ?????????? (meninggalkan).

3- Adapun maksud dari hadits ini adalah: kita harus berlaku ramah kepada orang yang baru memeluk Islam dan tidak mempersulitnya.lemah lembut dalam melarang perbuatan maksiat agar dapat diterima dengan baik.

4- Menggunakan metode bertahap dalam megajarka suatu ilmu, karena segala sesuatu jika diawali dengan kemudahan, maka akan dapat memikat hati dan menambah rasa cinta. Berbeda halnya jika pengajaran itu dimulai dengan kesulitan.Wallahu A’lam. (Idris/ Bustamar).