0 menit baca 0 %

Suhelmon: ASN Kemenag Kuansing Harus All Out, Jangan Setengah-Setengah

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Meski sinar mentari terasa menyengat sejak pagi, semangat para pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi tak luntur sedikit pun. Dengan penuh disiplin dan antusiasme, seluruh pejabat struktural, pegawai, serta jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan...

Kuansing (Kemenag) - Meski sinar mentari terasa menyengat sejak pagi, semangat para pegawai Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi tak luntur sedikit pun. Dengan penuh disiplin dan antusiasme, seluruh pejabat struktural, pegawai, serta jajaran Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kuantan Tengah mengikuti apel Senin pagi yang digelar di halaman kantor Kemenag Kuansing, Senin (03/11/2025).

Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Kemenag Kuansing, Suhelmon menjadi momen penting untuk meneguhkan komitmen kerja di triwulan keempat tahun 2025. Dalam arahannya, Suhelmon mengingatkan seluruh ASN agar menyelesaikan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan kewajiban administrasi lainnya tepat waktu sebagaimana telah disampaikan dalam grup internal.

“Kita sudah memasuki triwulan terakhir. Saatnya menuntaskan semua pekerjaan dengan penuh tanggung jawab. Jangan tunda-tunda, segera selesaikan SKP dan laporan lainnya,” tegas Suhelmon.

Ia juga menyinggung hasil Rapat Koordinasi Rencana Strategis (Renstra) se-Provinsi Riau yang berlangsung tadi malam, menekankan pentingnya tindak lanjut cepat terhadap setiap permintaan data dan dokumen dari tingkat provinsi maupun pusat. “Begitu ada permintaan data atau dokumen, jangan menunggu lama. Langsung respon dan tindak lanjuti. Kita harus bergerak cepat dan sigap,” ujarnya dengan penuh semangat.

Lebih lanjut, Kepala Kemenag Kuansing turut memberikan motivasi agar seluruh pegawai bekerja dengan sepenuh hati dan totalitas dalam pengabdian. “Kita yang mengabdi di Kemenag Kuansing ini harus full all out, jangan setengah-setengah. Contoh kecil saja, ikut menyebarkan informasi positif lewat share atau like di media sosial. Itu bagian dari bentuk cinta dan dukungan kita terhadap lembaga,” ungkapnya.