0 menit baca 0 %

Sukri, S.H. Mengisi Tausiyah Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW Sekaligus Menyambut Bulan Suci Ramadhan di MAN 1 Rokan Hilir.

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pekaitan Sukri, S.H.I mengisi tausiyah peringatan Isra' Mi'raj  sekaligus menyambut bulan suci ramadhan 1445 H /2024 M di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir, jumat (01/03/2024).Hadir dalam kegiatan dan diikuti oleh Kepala Madrasah, Ketua...

Rokan Hilir (Inmas) - Penyuluh Agama Islam Kecamatan Pekaitan Sukri, S.H.I mengisi tausiyah peringatan Isra' Mi'raj  sekaligus menyambut bulan suci ramadhan 1445 H /2024 M di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Rokan Hilir, jumat (01/03/2024).

Hadir dalam kegiatan dan diikuti oleh Kepala Madrasah, Ketua Komite, Majelis Guru dan seluruh siswa MAN 1 Rokan Hilir,

Acara dimulakan dengan pembacaan ayat suci Al-Quran dilanjutkan sambutan Kepala Madrasah.

Dalam Sambutannya Kepala MAN 1 Rokan Hilir Hj. Maspura, S.Pd.I Menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ustad yang telah meluangkan waktu memenuhi undangan dari Madrasah yang ia pimpin.

Di momen itu ia mengajak seluruh yang hadir untuk mengikuti kegiatan dengan khidmat dan mendengarkan pesan pesan ustad serta mengambil hikmah dari peringatan Isra' Mi'raj Nabi Mihammad SAW.

Memasuki inti kegiatan, Sukri, S.H. dalam Tausiyahnya menyampaikan menguraikan secara rinci peristiwa Isra' Mi'raj yang merupakan perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa dan ke langit ketujuh. 

Ia juga menjelaskan makna dan hikmah yang terkandung dalam peristiwa tersebut, serta relevansinya dengan kehidupan sehari-hari umat Islam. Pada kesempatan itu ia mengajak semua jamaah untuk tidak meninggalkan sholat 5 Waktu. " Barangsiapa yang mengerjakan sholat berarti ia menegakkan agama tapi barangsiapa yang meninggalkan sholat berrati ia menghancurkan agama. Terangnya.

Ia menjelaskan Isra' Mi'raj berkitan erat dengan perintah ibadah shalat yang merupakan ibadah dengan derajat tertinggi. Kemudian Beliau menyampaikan dari kacamata ilmu medis, bahwa setiap gerakan shalat memiliki makna khusus dalam memelihara kesehatan tubuh. 

Ia mengajak dan menghimbau seluruh yang hadir pada acara ini untuk selalu mengenang dan memperingati peristiwa Isra Mi'raj namun Jangan hanya menjadi acara ceremonial saja namun pesan pesan dari apa yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari.

Menyangkut seputar persiapan memasuki bulan ramadahan ia menyampaikan agar seluruh siswa untuk meminta maaf kepada orang tua, meluruskan niat dan menjalankan ibadah puasa dengan sempurna.

Disamping itu ia juga memberikan kiat kiat dan menjelaskan secara rinci persiapan persiapan dalam menyambut bulan berkah penuh ampunan itu. Kegiatan ditutup dengan do'a, menurutnya acara berjalan khidmat seluruh siswa mengikutinya dengan antusias. (Humas).