Kampar (Kemenag) - Sukses melaksanakan program Penanaman 1 Juta Pohon Matoa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar (Kakan Kemenag Kampar) H Fuadi Ahmad SH MAB, mengucapkan Terimakasih banyak kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan program penanaman 1 juta pohon Matoa. Hal ini disampaikannya saat menjadi pembina apel senin (28/04/2025) diruang terbuka Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar.
Fuadi mengatakan, ucapan terimakasih ini kita ucapkan terutama kepada Bapak Bupati Kampar H Ahmad Yuzar, Bapak Kapolres Kampar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan di Kecamatan dan semua pihak lainnya.
Untuk diketahui, penanaman 1 juta pohon ini sebagai bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan hidup dan merupakan salah satu program Kementerian Agama. Kemudian juga sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial untuk menjaga kelestarian alam dan memperkuat komitmen terhadap upaya penghijauan.
Penanaman pohon matoa dalam gerakan ini memiliki manfaat yang signifikan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat. Pohon matoa dikenal sebagai tanaman yang mampu bertahan di berbagai kondisi, sehingga sangat cocok ditanam di wilayah tropis seperti Kabupaten Kampar. Selain itu, pohon matoa juga dapat memberikan kontribusi besar dalam mengurangi dampak perubahan iklim.
Beberapa manfaat utama dari penanaman pohon matoa adalah: pertama Meningkatkan Kualitas Udara. Pohon matoa dapat membantu meningkatkan kualitas udara dengan menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Ini penting untuk menjaga kualitas udara yang sehat bagi masyarakat, khususnya di daerah perkotaan.
Kedua Pengendalian Erosi. Dengan akarnya yang kuat, pohon matoa dapat membantu mencegah erosi tanah, yang sering terjadi akibat aliran air hujan yang deras. Ini sangat penting untuk menjaga kestabilan tanah dan mengurangi kerusakan lingkungan.
Ketiga Sumber Ekonomi. Buah matoa yang memiliki cita rasa manis dan segar juga berpotensi menjadi komoditas yang menguntungkan bagi masyarakat setempat. Penanaman pohon matoa diharapkan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat melalui hasil buah yang dapat dipasarkan.
Keempat Penghijauan dan Estetika. Selain manfaat ekologis, pohon matoa juga dapat menambah keindahan kawasan dan memberi nuansa hijau yang menyegarkan mata, memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang berada di sekitarnya. Oleh karena itu hendaknya gerakan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan Kampar yang lebih hijau dan lestari, pungkas Fuadi. (Ags/Ftm/Cca)