Pekanbaru (Kemenag). Pelaksanaan Ibadah haji tahun 2025 telah memasuki masa pelunasan BIPIH oleh jamaah haji reguler. Adapun waktu pelunasan BIPIH oleh jamaah haji keberangkatan tahun 2025 ini, dimulai pada 14 Februari lalu dan akan berakhir pada 14 Maret 2025 mendatang. Terkait hal tersebut, Kemenag Kota Pekanbaru dalam hal ini Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh menggelar pertemuan dengan para Penyuluh Agama Islam membahas Petunjuk Teknis tata cara pengisian kuota haji reguler dan pelaksanaan pelunasan pembayaran BIPIH, kegiatan ini bertempat di aula Kemenag Kota Pekanbaru pada Senin (17/02/2025).
Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pekanbaru menyampaikan bahwa keterlibatan penyuluh agama Islam ini sangat penting di masyarakat, menurutnya penyuluh agama harus menjadi corong informasi kepada jamaah haji yang akan berangkat di tahun ini. Selain itu, Syahrul Mauludi juga menekankan kepada penyuluh, bahwa informasi yang akan diberikan kepada masyarakat harus bersifat akurat.
“Saya membutuhkan dukungan kita semua untuk kesuksesan Haji tahun 2025 ini, mari kita bangun semangat kerjasama untuk memajukan Kemenag Kota Pekanbaru dengan keberhasilan haji di tahun ini,” ungkap Ka. Kankemenag.
Syahrul Mauludi juga menekankan kepada para penyuluh agama harus mampu menyampaikan segara informasi terkait haji kepada masyarakat, misalkan informasi terkait alur pelunasan, syarat-syarat pelunasan, jadwal manasik, jadwal menerima koper hingga diberangkatkan ke tanah suci.
Sementara itu, Kasi PHU Haryati pada pertemuan tersebut juga menyampaikan harapan besar kepada para penyuluh agama untuk membantu memberikan informasi dan memverifikasi jamaah yang belum terverifikasi datanya. Ia berharap para penyuluh dapat menginformasikan kepada para jamaah terkait pelunasan BIPIH mengingat waktu proses pelunasan BIPIH terus berjalan, dan juga mengingatkan kepada para jamaah untuk melengkapi dokumen istitha’ah karena menjadi salah satu syarat pelunasan BIPIH.
“Karena jumlah jamaah haji Kota Pekanbaru sekitar 1300 jamaah, diharapkan bantuan kerjasama para penyuluh untuk memverifikasi jamaah haji yang belum lengkap dokumennya, dapat juga menggunakan aplikasi Haji Pintar untuk melakukan pengecekan data para jamaah, “ tutur Haryati.