0 menit baca 0 %

Suluk Ditutup, H. Sarkawi Tekankan Nilai Pembinaan Spiritual Masyarakat

Ringkasan: Talang Muandau (Kemenag) Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pinggir, H. Sarkawi, menghadiri acara bejamu dalam rangka penutupan kegiatan suluk Tarekat Naqsyabandiyah di Rumah Suluk Nurul Yakin, Desa Tasik Serai Barat. Kegiatan suluk yang berlangsung selama 20 hari ini dipimpin oleh Tuan Mursyid KH.

Talang Muandau (Kemenag) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pinggir, H. Sarkawi, menghadiri acara bejamu dalam rangka penutupan kegiatan suluk Tarekat Naqsyabandiyah di Rumah Suluk Nurul Yakin, Desa Tasik Serai Barat. Kegiatan suluk yang berlangsung selama 20 hari ini dipimpin oleh Tuan Mursyid KH. Syamsuar pada Rabu, 09/07/2025.

Penutupan suluk ini turut dihadiri oleh Pj. Kepala Desa Tasik Serai Barat, Yusman, serta sekitar 30 peserta suluk yang terdiri dari 20 laki-laki dan 10 perempuan. Acara bejamu menjadi penanda berakhirnya proses suluk dan sarana mempererat ukhuwah di antara jamaah dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, H. Sarkawi menekankan pentingnya pembinaan keagamaan yang berkelanjutan di tengah masyarakat. “Suluk merupakan bagian dari perjalanan spiritual yang mendalam. Nilai-nilai kesabaran, keikhlasan, dan dzikir harus terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi komitmen para peserta yang telah mengikuti suluk secara istiqamah dan berharap kegiatan ini dapat terus menjadi bagian dari pembinaan ruhani umat di daerah pedesaan.

Tradisi bejamu yang mengiringi penutupan suluk ini bukan hanya menjadi wadah kebersamaan, tetapi juga sebagai wujud pelestarian budaya religius yang selaras dengan syariat Islam.