Indragiri
Hulu (Kemenag) — Di usia senja, tekad dan semangat Sunarja (84 tahun) untuk
menunaikan ibadah haji tak pernah surut. Tahun ini, warga Kabupaten Indragiri
Hulu itu menjadi jemaah calon haji (JCH) tertua yang akan berangkat ke Tanah
Suci. Ia telah menanti selama 10 tahun sejak mendaftarkan diri pada 13 Oktober
2015, dan kini doa yang selama ini dipanjatkan akhirnya terkabul.
Sunarja
yang sehari-hari masih aktif sebagai petani dan nelayan mengaku sangat
bersyukur mendapat kesempatan berangkat lebih cepat. Ia termasuk dalam
prioritas lansia yang menjadi perhatian khusus dalam penyelenggaraan haji tahun
ini. “Alhamdulillah, senang sekali. Tidak menyangka di usia seperti ini masih
diberi kesempatan dan kekuatan untuk berangkat ke Baitullah,” ungkapnya dengan
senyum tulus.
Persiapan
fisik dan mental terus ia lakukan, dibantu dengan pendampingan dari pihak
keluarga dan bimbingan manasik haji. Meski usia tak lagi muda, semangat dan
keteguhan niat Sunarja menjadi inspirasi bagi jemaah lain yang melihat langsung
kegigihannya. Ia menunjukkan bahwa usia bukan halangan untuk memenuhi panggilan
Allah SWT.
Tahun ini, Sunarja akan menunaikan ibadah haji bersama sang istri tercinta. Kebersamaan mereka dalam menjalani rukun Islam kelima ini menambah keharuan dalam perjalanan spiritual tersebut. Dengan penuh harap, ia memohon doa agar diberi kesehatan dan kelancaran selama ibadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan menjadi haji yang mabrur.