0 menit baca 0 %

Sungai Jering Jadi Pilot Project Moderasi Beragama, Kuansing Fokus Perkuat Harmoni Sosial

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi bersama Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau menyelenggarakan Dialog Moderasi Beragama di Kampung Sungai Jering. Dialog yang berlangsung pada Selasa (16/9/2025) di Aula Kantor Camat Kuantan Tengah ini menghadirkan beberapa narasumber pe...


Kuansing (Kemenag) — Kementerian Agama Kabupaten Kuantan Singingi bersama Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Riau menyelenggarakan Dialog Moderasi Beragama di Kampung Sungai Jering. Dialog yang berlangsung pada Selasa (16/9/2025) di Aula Kantor Camat Kuantan Tengah ini menghadirkan beberapa narasumber penting dari Kemenag sebagai upaya nyata memperkuat kerukunan antarwarga dan mempraktikkan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari. 

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kuansing, Suhelmon, yang menekankan bahwa moderasi beragama tidak cukup hanya sebagai wacana. Menurutnya, nilai-nilai toleransi, saling menghargai, dan keberagaman harus diwujudkan secara nyata di tingkat kampung. 

Kepala Seksi Bimas Islam, Bahrul Aswandi, menilai bahwa dialog seperti ini menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi antarwarga. Ia menegaskan bahwa perbedaan bukanlah hal yang harus ditakuti atau dijadikan sumber konflik, melainkan potensi yang bisa menjadi kekuatan jika dikelola dengan baik. 

Sementara itu, Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Provinsi Riau, Muhammad Fakhri, memberikan perspektif bahwa Sungai Jering dapat dijadikan laboratorium sosial sebagai pilot project moderasi beragama. Ia berharap bahwa kampung ini bisa menjadi contoh bagi daerah-lain dalam menjaga kerukunan serta keharmonisan di tengah keberagaman Muslim dan non-Muslim. 

Dialog ini menghadirkan Kepala Camat Kuantan Tengah Risman Ali, Kepala Lurah Sungai Jering Eka Putra dan Kepala KUA Kecamatan Kuantan Tengah Jefri Eriadi, serta tokoh agama dan perangkat masyarakat untuk berbagi pengalaman serta gagasan tentang bagaimana menjaga persatuan.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata Bimas Islam Kuansing dan Kanwil Riau dalam menanamkan nilai moderasi beragama di akar rumput, agar keberagaman bukan jadikan pemicu kekacauan, tapi modal untuk persatuan dan kedamaian.( SR )