Kemenag Kampar – Persiapan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 di Kabupaten Kampar resmi memasuki tahap penting. Tim panitia kabupaten turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei titik lokasi pelaksanaan lomba yang akan digelar serentak pada 9–12 September mendatang.
Kegiatan ini berlangsung di MTsN 1 Kampar, Kuok, Senin (8/9/2025). Tim survei dipimpin oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kampar Masnur, didampingi Ketua Panitia OMI Kabupaten Kampar Usman, serta Proktor Kabupaten Rio Sunarya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kepala MTsN 1 Kampar, Benni Yanti, bersama jajaran guru dan staf madrasah.
Survei ini bukan sekadar kunjungan biasa, tetapi bagian vital untuk memastikan kesiapan sarana digital yang akan menopang jalannya kompetisi. Mengingat OMI 2025 digelar berbasis komputer dan secara daring, stabilitas jaringan dan perangkat menjadi sorotan utama.
Tim panitia meninjau langsung beberapa aspek teknis, seperti:
Kualitas Internet: memastikan jaringan cepat dan stabil.
Perangkat Komputer: mengecek jumlah unit yang tersedia dan kondisi fungsionalnya.
Ruang Ujian: menilai kenyamanan dan keamanan ruangan, termasuk tata letak meja, kursi, dan sistem pengawasan.
Antisipasi Kecurangan: menyiapkan skema pengawasan agar lomba berjalan jujur dan transparan.
“Survei ini penting untuk menjamin kelancaran lomba. Kita ingin peserta fokus berkompetisi tanpa terganggu oleh kendala teknis,” ujar Masnur usai melakukan pengecekan.
Setelah survei lokasi, tahapan berikutnya adalah uji coba atau simulasi sistem pada 6–8 September 2025. Uji coba ini akan menjadi pemanasan sebelum lomba resmi digelar pada 9–12 September 2025 di seluruh kabupaten/kota se-Indonesia.
Kepala MTsN 1 Kampar, Benni Yanti, mengaku siap mendukung penuh pelaksanaan OMI 2025. “Kami merasa bangga menjadi salah satu titik lokasi. Ini momentum besar bagi madrasah untuk menunjukkan kualitas siswa-siswinya,” ungkapnya.
OMI 2025 diharapkan menjadi ajang lahirnya generasi madrasah yang unggul di bidang sains, riset, dan teknologi. Dengan persiapan yang matang sejak dini, Kabupaten Kampar optimis bisa mengantarkan peserta terbaiknya hingga ke tingkat nasional, bahkan internasional.