0 menit baca 0 %

Syahril Nurdalius Rawat Istri, Jemaah BTH 08 Persiapan Armuzna dengan Manasik dan Pembagian Gelang

Ringkasan: Makkah (Kemenag) --- Ibadah haji merupakan ibadah yang tidak hanya mengandalkan rohani tetapi juga fisik. Karena puncak ibadah haji di Armuzna kekuatan fisik menjadi tantangan. Tidak ingin menyusahkan jemaah lainnya Syahril Nurdalius Zakaria meminta petugas kloter untuk menempatkan akomodasinya seka...

Makkah (Kemenag) --- Ibadah haji merupakan ibadah yang tidak hanya mengandalkan rohani tetapi juga fisik. Karena puncak ibadah haji di Armuzna kekuatan fisik menjadi tantangan.

Tidak ingin menyusahkan jemaah lainnya Syahril Nurdalius Zakaria meminta petugas kloter untuk menempatkan akomodasinya sekamar dengan sang istri Sarwika Putri.

"Ibuk ini sakit, jadi biar bisa selalu mendampingi dan merawat ibuk, saya minta ditempatkan dalam satu kamar". Tutur Syahril.

Masuk daftar pantauan petugas, jemaah asal Pelalawan ini mendapat dikunjungi rutin dari petugas Kloter yang terdiri dari Ketua Kloter, Petugas Kesehatan, Pembimbing Ibadah dan PHD. Petugas memberikan motifasi dan terapi kesehatan untuk Sarwika Putri.

"Ibu sarwika sedang di terapi oleh PHD di Kloter BTH 08 untuk memperlancar aliran darah sehingga meringankan dan mempermudah ibuk tersebut untuk beraktifitas dan beribadah". Tutur Deny.

Ketika ditanya kondisi istrinya Syahril mengatakan kondisi sang istri semakin hari semakin membaik.

"Alhamdulillah kondisi semakin hari semakin membaik, memang akhir akhir ini saya memerlukan tenaga ekstra untuk melayani dan perawatan. Oleh karena itu apaun yang kita kerjakan selama ini untuk kepentingan bersama, saya mohon doa nya, semoga jemaah yang berangkat tahun ini bisa menjadi haji yang mabrur".

Mendapat izin dari seksi akomodasi sektor 1 Mekkah, jemaah ditempatkan dipemondokan maktab 63 wilayah syisyah.

"Dengan pertimbangan kesehatan istri, beliau ditempatkan satu kamar di pemondokan Maktab 63 Hotel Al Sawlatiah Tower 1 Wilayah Syisyah", Tutur Deny Jaya Saputra Ketua Kloter BTH 08.

Sementara itu, Ketua Kloter BTH 08 mengatakan persiapan jemaah menghadapi puncak haji sudah di mulai.
"Untuk puncak Haji nanti kita sudah mulai melakukan manasik haji berdasarkan regu dan rombongan yang jadwalnya ditentukan. Kemudian kita juga mempersiapkan dan berkoordinasi pembagian gelang armuzna, serta pendataan jemaah yang bisa dimasukkan kedalam jemaah murur. Untuk survey lokasi tenda arafah belum bisa dilakukan". Tutur Deny.

Kloter BTH 08 ini merupakan jemaah haji asal Kota Pekanbaru, Pelalawan dan Indragiri Hulu.
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_250525_202956_202.sdocx-->