0 menit baca 0 %

Syahril, S.Ag Ajak Anggota Pramuka Tingkatkan Kepedulian melalui Nilai Tolong-Menolong dalam Islam

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )-- Penyuluh Agama Islam kecamatan Kampa Syahril, S.Ag, mengajak anggota Gerakan Pramuka untuk menumbuhkan semangat kepedulian dan tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari. Pesan ini disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) pada Pokbin Tingkat I Masyarakat...

Kampar ( Kemenag )-- Penyuluh Agama Islam kecamatan Kampa Syahril, S.Ag, mengajak anggota Gerakan Pramuka untuk menumbuhkan semangat kepedulian dan tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari. Pesan ini disampaikannya dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) pada Pokbin Tingkat I Masyarakat Khusus, yang kali ini menyasar kelompok Pramuka Gugus Depan 16-005/Putri Kabupaten Kampar, bertempat di SD Negeri 003 Koto Perambahan, Kecamatan Kampa.

Mengangkat tema "Tolong-Menolong dalam Islam", kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 4 Juni 2025, dan diikuti oleh para anggota Pramuka yang antusias mengikuti materi sejak awal hingga akhir.

Dalam penyampaiannya, Syahril, S.Ag menjelaskan bahwa tolong-menolong adalah nilai dasar dalam ajaran Islam yang harus dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di kalangan generasi muda seperti Pramuka

“Tolong-menolong adalah akhlak yang harus dibentuk sejak dini. Dalam Islam, Allah memerintahkan kita untuk saling bantu dalam kebaikan dan takwa, bukan dalam dosa dan permusuhan,” ujar Syahril mengutip QS. Al-Ma’idah ayat 2.

Ia juga menekankan bahwa anggota Pramuka sebagai pelajar dan calon pemimpin bangsa harus menjadi teladan dalam sikap gotong royong, saling membantu, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

Bimluh ini dikemas secara interaktif melalui tanya jawab, permainan ringan bertema kerja sama, dan contoh-contoh konkrit perilaku tolong-menolong di sekolah maupun di rumah. Peserta terlihat sangat aktif dan semangat dalam berdiskusi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keislaman seperti empati, solidaritas, dan ukhuwah Islamiyah dapat tumbuh subur dalam diri para anggota Pramuka, tidak hanya dalam kegiatan kepramukaan, tetapi juga dalam kehidupan sosial mereka sehari-hari ( Fatmi/ Cicy/Ags )