0 menit baca 0 %

Syekh Mohamed: Islam di SIfati Ummatan Wasathan, Konflik Muncul karena ada Perbedaan

Ringkasan: Rutinitas Syekh Mohamed Mahmoud Salama Mohamed di hari ke empat jadwal safari Ramadhan nya di Provinsi Riau, melain melakukan kunjungan silaturrahmi bersama Ka. Kanwil Kemenag Riau, kembali menyampaikan tausiyah nya di mesjid Raya Teratak Buluh, Selasa (18/3/25). Untuk diketahui bahwa Syiar Ramadan...

Rutinitas Syekh Mohamed Mahmoud Salama Mohamed di hari ke empat jadwal safari Ramadhan nya di Provinsi Riau, melain melakukan kunjungan silaturrahmi bersama Ka. Kanwil Kemenag Riau, kembali menyampaikan tausiyah nya di mesjid Raya Teratak Buluh, Selasa (18/3/25). 

Untuk diketahui bahwa Syiar Ramadan 1446 H ini kerjasama Majelis Hukama Muslimin (MHM) Cabang Indonesia dengan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI dan Badan Kesejahteraan Masjid (BKM).

Diterima jemaah mesjid Teratak buluh, Syekh menyampaikan keutamaan agama islam yang tidak pernah mempersulit" karena memiliki prinsip ummatan washatan. 

" agama Islam adalah agama yang indah tidak pernah mempersulit ummatnya, karena disifari oleh Allah adalah Ummatan Washaton".

“Apa yang ada di Al Qur’an dari ayat pertama sampai dengan akhir itu terhubung dan musahabahnya sangat indah. Karena itulah orang-orang kafir Quraisy dahulu takut mendengar ayat Al Qur’an, karena ini adalah firman yang datang dari Allah SWT,” terangnya.

Menurutnya konflik timbul karena adanya perbedaan. Sedangkan perbedaan menimbulkan perpecahan, dan itu memantik permusuhan yang akhirnya terjadi peperangan.

“Sesunguhnya kita semua bersaudara, dan kita diperintahkan Allah SWT untuk saling tolong menolong dalam kebaikan,” paparnya.