Rokan Hilir (inmas)- Dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Yang Ke- 21 Tahun 2020, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Rokan Hilir melakukan kegiatan Pendistribusian zakat tahun 2020 kepada masyarakat terdampak Covid 19, di laksanakan di kantor Baznas Rohil Jalan Pahlawan Bagansiapiapi, Senin (05/10).
Acara tersebut dihadiri oleh Pjs Bupati Rokan Hilir Rudyanto, Plt Kepala Kantor Kemenag Rohil H. Sakolan, Ketua Baznas Rokan Hilir H. Baharudin serta Komisioner Baznas Budi Setiawan, Juneidi, Syaiful Hotma Penjaitan, H Tarmizi, Romi dan para penerima.
Ketua Baznas Rohil H. Baharudin dalam sambutannya menjelaskan bahwa, awalnya Baznas dalam setahun paling banyak menghimpun zakat 300 juta rupiah, kemudian setelah mereka dilantik akhirnya mereka beserta staf berusaha keras, terus berkomunikasi dan berkonsultasi dengan bupati dan anggota DPRD untuk diterbitkan peraturan daerah (Perda) zakat.
"Alhamdulillah perda zakat telah disahkan pada tahun 2019 lalu. Pada bulan Nopember dan Desember 2019 gaji ASN dipotong 2,5 persen untuk Zakat sehingga dapat terkumpulkan sebesar 3 miliar rupiah dalam dua bulan tersebut," jelas Baharudin.
Lanjutnya, pada tahun 2020 ini mulai bulan Januari hingga September terkumpul zakat dengan memotong gaji pegawai sesuai perda mencapai 7,6 miliar rupiah. Sedangkan penyalurannya di mulai Januari hingga September sebesar 5,2 miliar rupiah.
"Masih ada 2 miliar rupiah lebih uang di Baznas yang Insya Allah bulan Oktober disalurkan untuk 500 orang. Sedangkan untuk menyambut Hut Rohil Ke 21 Tahun, pada saat itu yang menerima bantuan hanya 20 orang dan 20 orang ini merupakan masyarakat yang menyerahkan permohonan pada bulan Maret ke Baznas," Jelas Ketua BAZNAS yang akrab di panggi ucu Bahar.
Lanjutnya, pada bulan Oktober ini Baznas akan menyalurkan untuk 500 orang bagi masyarakat yang mengantar permohonan bantuan pada bulan Maret, April dan Mei.
"Kami akan adakan survey terlebih dahulu dengan ketat. Hal ini karena sebagian orang menganggap senang mendapatkan bantuan dari Baznas. Kami mensurvey penerima yang masuk kedalam 8 asnaf," jelasnya.
Dijelaskannya, 8 asnaf tersebut yakni fakir, miskin, amil, muallaf, riqab, gharim, sabilillah, dan Ibnu Sabil.
Lebih lanjut dikatakannya, silahkan saja masyarakat membuat permohonan apabila mereka memang tidak mampu dan mendapatkan surat keterangan kurang mampu bagi yang sedang melakukan usaha.
Program di Baznas Rohil ditambahkannya ada namanya program produktif, pengobatan, fisabilillah, nafkah rutin yang saat ini mencapai lebih kurang 60 orang dimana setiap bulan dibantu sebesar 200 ribu dan ada juga sebesar 300 ribu setiap bulan, dan Ini sudah berjalan selama 3 tahun.
Kemudian ada juga bantuan untuk muallaf dimana ada yang sudah dibantu sebesar 14 juta rupiah dan ada juga 45 juta rupiah untuk modal usaha. Sedangkan untuk rehab rumah sehingga menjadi rumah layak huni pada tahun ini di 7 (tujuh) kecamatan sebanyak 16 unit masing-masing sebesar 20 juta rupiah per unit, dan program rehab rumah tersebut sudah terlaksana, katanya.
"Dalam keadaan pandemi Covid 19 juga dilaksanakan program bantuan sembako setiap kecamatan yang hampir 7 ribu lebih disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak covid 19. Dimana se provinsi Riau, Baznas Rohil yang paling banyak menyalurkan bantuan sembako ini ke masyarakat," Ucapnya.
Selanjutnya, juga menyalurkan bantuan sosial seperti korban banjir sebanyak 4 rumah yang penyalurannya bervariasi. Karena ada sebesar 5 juta rupiah per rumah dan 3 juta rupiah per rumah.
Dalam kesempatan ini ketua Baznas Rohil mengharapkan bantuan Pjs bupati Rohil untuk merangkul perusahaan yang beroperasi di daerah Rohil agar dapat menyalurkan zakatnya melalui Baznas Rohil.
"Mudah-mudahan selama menjabat Pjs dapat mengajak perusahaan untuk memunaikan zakat melalui Baznas sebagai kenang-kenangan sebagai Pjs Bupati Rokan Hilir. Kerjasama seperti inilah yang kami perlukan saat ini," pungkas H. Baharuddin. (Nsh)