Pekanbaru (Kemenag), Memasuki malam ke-13 Ramadhan 1446 Hijrah Kegiatan Tadarus Al-Qur’an di masjid Nurul Ikhlas Perumahan Pasir Mas Kelurahan Tobek Godang Kecamatan Binawidya berjalan tertib, aman dan terkendali. Hal ini terpantau oleh tim inmas ketika berada disana. Kamis (13/03/2025).
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh hikmah dan ampunan. pintu-pintu surga dibuka selebar-lebarnya, pintu neraka ditutup, syaitan dibelenggu dan ada satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan yaitu malam lailatur qodar. Oleh sebab itu umat Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak amal di bulan yang mulia ini, termasuk membaca al-Qur’an.
Salah satu yang dirindukan surga itu adalah orang yang gemar membaca al-Qur’an. Melalui tadarus al-Qur’an diharapkan kecintaan akan al-Qur’an akan bertambah, ilmu tentang al-Qur’an akan meningkat. Al-Qur’an itu merupakan pedoman hidup atau petunjuk bagi manusia. Selama mereka berpegang kepada kitab sucinya maka mereka tidak akan tersesat, karena al-Qur’an mengajarkan keselamatan dunia dan akhirat.
Membaca al-Qur’an secara bersama di bulan Ramadhan atau lebih dikenal dengan Tadarus sangatlah dianjurkan sekali. Hanya saja sangat disayangkan kalau dalam kegiatan tadarus itu dilakukan secara tidak tertib (bermain-main), untuk itu perlu pengaturan yang baik. Perhatikan adab dalam membaca al-Qur’an.
Alhamdulillah kegiatan tadarus yang berlangsung di masjid Nurul Ikhlas ini termasuk dalam katagori tertib dan terkendali, mudah-mudah mereka termasuk dalam katagori anak yang sholeh (qurrota a’yun). Sesuai dengan judul tausiah Ramadhan “ Membentuk Anak Yang Sholeh” yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Idris.
“Berdasarkan al-Qur’an ada 4 tipe anak, pertama sebagai penyenang hati (qurrota a’yun), kedua sebagai perhiasan dunia, ketiga sebagai fitnah(ujian) dan keempat sebagai musuh”. Ungkap ustadz. (Idris)