0 menit baca 0 %

Tahbisan Pastor di Rohul, Alimasa Gea Ingatkat Umat Bangun Komunikasi

Ringkasan: Riau (Kemenag) - Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Alimasa Gea mewakili Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI  hadir mengikuti perayaan Tahbisan Imam Baru Pastor Alfonsus Gaspar Bani, Pr  dan Pesta Perak ke 25 Tahun Paroki Santo Ignatius L...

Riau (Kemenag) - Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, Alimasa Gea mewakili Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI  hadir mengikuti perayaan Tahbisan Imam Baru Pastor Alfonsus Gaspar Bani, Pr  dan Pesta Perak ke 25 Tahun Paroki Santo Ignatius Loyola, Pasir Pengaraian Kabupaten Rokan Hulu, Riau yang dipimpin Uskup Keuskupan Padang Mgr. Vitus Rubianto Solichin, S.X, Kamis (31/07/2025).

Alimasa Gea menyampaikan bahwa kehadiran pemerintah melalui Bimbingan Masyarakat Katolik dalam acara Keagamaan Katolik merupakan bentuk pengakuan negara. Seusai dengan tusi dan fungsi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia  mengeluarkan Badan Hukum Gereja dan Registrasi Gereja yang menegaskan kepada publik bahwa Rumah Ibadah atau Gereja Katolik berkarya dalam bidang Peribadatan, Pastoral, Pewartaan Iman, Sosial Keagamaan, Pendampingan Spiritual, dan Pendidikan yang ditandai dengan palang registrasi dan data dukung untuk dalam proses pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). 

“Bimas Katolik ada karena umat katolik ada. Kita seratus persen Katolik, seratus persen Pancasila,” ujar Alimasa gea di hadapan seluruh umat. 

Pembimas katolik menambahkan bahwa data registrasi yang di SK kan oleh Dirjen Bimas Katolik Tahun 2016 dan Usulan Baru Registrasi telah terdaftar pada Bimbingan masyarakat Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dan sudah diteruskan prosesnya pada Dirjen Bimas Katolik berdasarkan rekomendasi Uskup Keuskupan Padang.

Alimasa Gea berpesan agar umat katolik dapat membangun komunikasi dan kerjasama yang baik bagi semua pihak, baik itu pihak internal maupun eksternal. 

“Seperti yang disampaikan Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti dalam sambutannya tentang IMB. Maka diharapkan agar para pastor dan pengurus gereja segera menindaklanjutinnya. Memang kita sadar bahwa perjuangan ini tidak mudah, namun semoga apa yang kita harapkan dapat terealisasi,” tambahnya.

Tidak lupa juga Alimasa Gea menyampaikan selamat atas tahbisan Pastor Alfonsus Gaspar Bani, Pr sebagai imam baru, serta selamat pesta perak ke 25 tahun Gereja Katolik Paroki Santo Ignatius Loyola, Pasir Pengaraian, Kabupaten Rokan Hulu, Kevikepan Santo Paulus Riau Keuskupan Padang. Kehadiran Pastor atau imam baru umat katolik makin dekat dengan ajaran kekatolikan dan imannya makin meningkat berdasarkan ajaran para rasul, kitab suci dan magisterium. 

“Selamat atas tahbisan Pastor Alfonsus Gaspar Bani, Pr. Semoga kehadiran pastor, umat katolik makin dekat dengan ajaran kekatolikan dan tak lupa juga selamat ulang tahun yang ke 25 buat Gereja Katolik Paroki Santo Ignatius Loyola. Dalam tahun Yubelium ini yang merupakan peziarahan pengharapan kita agar semakin mandiri dan berbuah.” Ucap Pembimas Katolik Riau.

Pada perayaan tahbisan imam baru dan pesta perak St. Ignatius Loyola, Alimasa Gea mengingatkan bahwa di tahun yubelium ini yang merupakan peziarahan pengharapan, semoga kita semakin mandiri dan berbuah menuju Indonesia Emas 2045 dalam Iman, harapan dan kasih.

“Bentuk support dari Dirjen Bimas Katolik sedang mengupayakan Paket Alat Misa untuk Tahbisan Imam Baru berdasarkan usulan Pembimas Katolik dan Undangan yang diterima,” tuturnya.

Dalam kegiatan keagamaan ini  tampak hadir Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti, Forkompinda serta staf Bimas Katoli Lotmauli Togatorop, Korry Simanjuntak, Ope Sadarman Gea, Christina Angela Girsang, Ciska Sihombing, dan Ferlin Gul?.