0 menit baca 0 %

Taja Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, KUA inuman Sisipkan Doa Bersama untuk Negeri

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Kantor Urusan Agama Kecamatan Inuman gelar peringatan Maulid Nabi SAW. Acara ini dimeriahkan dengan doa bersama untuk negeri, sebagai wujud harapan dan permohonan kepada Allah SWT untuk melindungi dan memberikan kemakmuran bagi Indonesia.Peringatan Maulid Nabi SAW ini menjadi mome...


Kuansing (Kemenag) Kantor Urusan Agama Kecamatan Inuman gelar peringatan Maulid Nabi SAW. Acara ini dimeriahkan dengan doa bersama untuk negeri, sebagai wujud harapan dan permohonan kepada Allah SWT untuk melindungi dan memberikan kemakmuran bagi Indonesia.

Peringatan Maulid Nabi SAW ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW dan meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari. Bertempat di Mesjid Nurhidayah Desa Pulau Busuk.

Dengan diselenggarakannya acara ini, KUA Inuman berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kecintaan masyarakat terhadap ajaran Islam dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Al-Quran dan Hadits.

*Doa Bersama untuk Negeri*

Doa bersama menjadi puncak acara peringatan Maulid Nabi SAW yang di taja oleh KUA Inuman. Doa ini dipimpin oleh penceramah yakni Bapak Darwis dan diikuti oleh seluruh jemaah yang hadir. Doa bersama ini menjadi sarana untuk memohon perlindungan dan kemakmuran bagi negeri, serta memohon ampunan dan rahmat dari Allah SWT.

Selain doa bersama, peringatan Maulid Nabi SAW di KUA Inuman juga diisi dengan kegiatan lainnya, seperti:

- *Pembacaan Sholawat Nabi*: Pembacaan sholawat Nabi menjadi salah satu kegiatan yang tidak terpisahkan dari peringatan Maulid Nabi SAW. Di lantunkan oleh grup shalawat desa pulau busuk.

- *Ceramah Agama*: Ceramah agama menjadi salah satu kegiatan yang penting dalam peringatan Maulid Nabi SAW. Ceramah ini disampaikan oleh seorang ustadz yang membahas tentang kehidupan dan ajaran Rasulullah SAW.

Dengan diselenggarakannya peringatan Maulid Nabi SAW yang di taja KUA Inuman, masyarakat dapat memperingati kelahiran Rasulullah SAW dan meneladani akhlak mulia beliau dalam kehidupan sehari-hari. Doa bersama untuk negeri menjadi puncak acara, sebagai wujud harapan dan permohonan kepada Allah SWT untuk melindungi dan memberikan kemakmuran bagi Indonesia" Tutup Firdaus selaku kepala KUA. 04/08 (EF)