Tak Kunjung Diberangkatkan Umrah, Jamaah Gelar Aksi Demo
Ringkasan:
Pekanbaru (Humas)- Ratusan calon jamaah Umroh dan Haji melaporkan Biro Perjalanan Umroh dan Haji Khusus, Sekapur Sirih Tour & Travel yang dipimpin Sohibul yang terletak di Jalan Pattimur Pekanbaru, Sabtu (6/8). Pemicu aksi protes tersebut karena hingga kini mereka tak kunjung diberangkatkan ke tanah...
Pekanbaru (Humas)- Ratusan calon jamaah Umroh dan Haji melaporkan Biro Perjalanan Umroh dan Haji Khusus, Sekapur Sirih Tour & Travel yang dipimpin Sohibul yang terletak di Jalan Pattimur Pekanbaru, Sabtu (6/8). Pemicu aksi protes tersebut karena hingga kini mereka tak kunjung diberangkatkan ke tanah suci walaupun biaya pemberangkatan dan segala persyaratan yang diminta oleh pihak travel telah dipenuhi oleh jamaah.
Pada Sabtu sekitar pukul 12.00 Wib ratusan jamaah ramai-ramai mendatangi kantor biro perjalanan ini yang terletak di Jalan Patimura Pekanbaru. Namun, karena tidak menemui titik temu sebagian dari mereka akhirnya melaporkan ke polisi dengan mendatangi Polresta Pekanbaru sekitar pukul 14.00 WIB.
Berdasarkan penuturan Abdullah Hakim (73), seorang jamaah mengatakan, dirinya sudah membayar lunas keberangkatan umroh sebesar Rp 16,5 juta, Mei lalu. Selanjutnya, mereka dijanjikan berangkat pada tanggal 26 Mei 2011. "Namun saat harinya tiba, ternyata saya dan 57 jamaah lainnya tidak jadi berangkat. Mereka mengundurnya, tanpa alasan yang jelas sampai dua kali,"bebernya.
Kemudian pada tanggal 14 Juli, akhirnya mereka diberangkatkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Lion. Setibanya di Jakarta, ternyata mereka di telantarkan. Bahkan jamaah ini dibiarkan terkatung-katung di Jakarta selama satu pekan. "Setiap harinya kami hanya dijanjikan saja akan berangkat. Kami tidur di hotel, sambil menunggu pesawat dari Arab Saudi. Namun setelah satu minggu di Jakarta, ternyata kami tetap juga tidak diberangkatkan,"kesalnya.
Bahkan lanjut Abdullah, para jamaah ditinggalkan begitu saja. Akibatnya, jamaah yang harus mengeluarkan biaya hotel dan ongkos pesawat pulang ke Pekanbaru.
Hingga akhirnya, hari ini jamaah kembali dipanggil Irfan melalui SMS, mewakili pihak Sekapur Sirih, untuk datang ke kantor."Rencananya mereka akan membicarakan kembali tentang keberangkatan. Tetapi kenyataannya, tidak juga. Kami ditipu,"sebutnya.
Puluhan jamaah yang berada di kantor biro itu akhirnya hilang kesabaran. Selanjutnya mereka melaporkan kasus penipuan ini ke Mapolsekta Lima Puluh. Beberapa saat kemudian, polisi pun datang dan membawa Irfan untuk dimintai keterangan.
Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Bambang HS saat dikonfirmasi Riau Pos, Sabtu (6/8) melalui Kasat Reskrim AKP Ida Ketut Gahananta KR SIK didampingi Wakasat Reskrim, AKP Abdul Rahman menyatakan belum bisa memberikan keterangan mengenai hal ini karena sedang berada di luar. (rp/msd)