0 menit baca 0 %

Takziah Keluarga Besar Kemenag Inhu Wujudkan Solidaritas dan Empati

Ringkasan: Indragiri Hulu (Kemenag) Selasa (23/9/2025), keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu yang dipimpin langsung oleh Kepala Kankemenag, bersama Kasubbag Tata Usaha, para Kasi/Penyelenggara, staf, serta jajaran KUA Kecamatan Rengat Barat, menghadiri takziah di rumah Kasi Bimas Is...

Indragiri Hulu (Kemenag) – Selasa (23/9/2025), keluarga besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indragiri Hulu yang dipimpin langsung oleh Kepala Kankemenag, bersama Kasubbag Tata Usaha, para Kasi/Penyelenggara, staf, serta jajaran KUA Kecamatan Rengat Barat, menghadiri takziah di rumah Kasi Bimas Islam, Muhammad Ihsan. Kehadiran ini sebagai bentuk dukungan moral atas wafatnya ayahanda beliau, almarhum H. Murdas, BA bin Sailillah, yang berpulang ke rahmatullah pada Kamis (18/9/2025) ba’da maghrib di Peranap.

Dalam suasana duka, Kepala Kankemenag, Darwison menyampaikan rasa belasungkawa sekaligus menegaskan pentingnya kebersamaan antarpegawai, bukan hanya dalam pekerjaan, tetapi juga dalam menghadapi ujian kehidupan. “Kami datang bukan sekadar sebagai rekan kerja, tetapi sebagai keluarga besar. Kehadiran ini diharapkan dapat meringankan duka keluarga yang ditinggalkan serta mempererat ikatan kekeluargaan di lingkungan Kemenag,” ujarnya.

Tak hanya membawa doa untuk almarhum, momentum takziah ini juga menjadi pengingat akan nilai ukhuwah Islamiyah. Kehadiran rombongan dari Kemenag Inhu menunjukkan bahwa solidaritas dan kepedulian sosial masih menjadi pijakan utama dalam membangun suasana kerja yang harmonis.

Muhammad Ihsan, selaku tuan rumah, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan. “Kehadiran Bapak dan Ibu semua sangat berarti bagi kami. Ini menjadi penguat di tengah rasa kehilangan yang mendalam,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Masyarakat menilai bahwa langkah ini tidak hanya berdampak pada keluarga yang berduka, tetapi juga memberi teladan tentang arti kebersamaan di tengah dinamika kehidupan. Dengan demikian, Kemenag Inhu bukan sekadar institusi birokrasi, melainkan wadah yang menanamkan nilai empati dan persaudaraan.

(Reski)