Siak (Kemenag)- Pondok Pesantren Riyadus Sholihin kembali menggelar Haflah Akhirussanah yang ke-11 dengan penuh semarak. Salah satu rangkaian acara yang menarik perhatian adalah Sound System Festival yang khusus diadakan untuk para santri pada (Senin 17/02/25). Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi terhadap bakat dan kreativitas santri dalam bidang tata suara dan seni audio.
Festival yang berlangsung di halaman utama pondok pesantren ini diikuti oleh tujuh tim dari santri perwakilan asrama yang telah mempersiapkan diri dengan peralatan dan teknik tata suara terbaik mereka. Para peserta menampilkan kepiawaian dalam merancang sistem audio yang optimal, mulai dari pengaturan equalizer hingga penyusunan tata letak speaker yang menghasilkan suara terbaik.
Pengasuh Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, KH. M. Thoyib Firdaus, dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi bagi santri untuk memahami teknologi audio yang kini semakin berkembang. “Santri tidak hanya harus menguasai ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan di berbagai bidang, termasuk dalam dunia sound system yang saat ini sangat dibutuhkan dalam berbagai kegiatan dakwah dan keislaman,” ujarnya.
Beberapa juri yang dihadirkan dalam festival ini merupakan para ahli di bidang tata suara yang telah berpengalaman menangani event besar di tingkat Kabupaten, sehingga memberikan pengalaman berharga bagi para peserta. Sebelum festival dimulai, salah satu juri yang juga merupakan Asisten Manajer dari RS Audio (sound system milik pondok pesantren Riyadus Sholihin), Ahonk, memberikan edukasi tentang tehnik, perangkat dan tata letak sound system. Kemudian diakhiri dengan pengarahan tentang mekanisme lomba dan kategori penilaian.
Antusias santri dan masyarakat sekitar sangat tinggi terhadap Sound System Festival ini. Mereka terlihat menikmati suguhan suara keras dan berkualitas dari berbagai sistem audio yang dipamerkan oleh para santri berbakat ini. Dengan adanya acara ini, diharapkan santri dapat lebih mendalami ilmu tata suara yang dapat mereka manfaatkan nantinya untuk berbagai kegiatan di dalam maupun luar pondok.
Rangkaian kegiatan Haflah Akhirussanah ke-11 Pondok Pesantren Riyadus Sholihin sendiri akan berlangsung hingga akhir pekan dengan berbagai rangkaian acara lainnya. Semua kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menegaskan peran pesantren dalam membangun generasi muda yang berilmu dan berdaya saing.
Dengan terselenggaranya Sound System Festival ini, Pondok Pesantren Riyadus Sholihin menunjukkan bahwa pesantren dapat menjadi pusat inovasi dan kreativitas tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman yang menjadi landasan utama dalam pendidikan para santri. (Rois/Fz)