0 menit baca 0 %

Tanamkan Integritas Sejak Dini, 800 Siswa MTsN 1 Bengkalis Gelar Deklarasi Anti Menyontek

Ringkasan: Bengkalis (Kemenag) - Usai upacara bendera pada Senin pagi (29/09/2025), sebanyak 800 siswa MTsN 1 Bengkalis bersama majelis guru dan pimpinan madrasah menggelar Deklarasi Anti Menyontek. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menanamkan nilai kejujuran serta membangun generasi yan...

Bengkalis (Kemenag) - Usai upacara bendera pada Senin pagi (29/09/2025), sebanyak 800 siswa MTsN 1 Bengkalis bersama majelis guru dan pimpinan madrasah menggelar Deklarasi Anti Menyontek. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menanamkan nilai kejujuran serta membangun generasi yang cerdas, tangguh, dan berintegritas.

Deklarasi tersebut merupakan bagian dari kampanye Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menekankan pentingnya integritas sejak dini. Menyontek maupun plagiarisme tidak lagi sekadar dianggap sebagai pelanggaran disiplin sekolah, melainkan bibit perilaku korupsi yang harus dicegah sedini mungkin.

Dalam prosesi kegiatan, para siswa secara bergantian menandatangani petisi Deklarasi Anti Menyontek. Aksi simbolis ini menjadi bukti tekad bersama untuk menolak segala bentuk kecurangan dalam proses belajar.

Kepala MTsN 1 Bengkalis, Yusmanto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya formalitas, melainkan ikrar bersama seluruh warga madrasah.

“Deklarasi ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebuah ikrar agar anak-anak terbiasa hidup jujur dan menjunjung tinggi keadilan. Dari sekolah inilah kita membangun generasi berintegritas dan siap melawan korupsi sejak dini,” ujarnya.

Gerakan ini juga sejalan dengan langkah dunia pendidikan tinggi di Indonesia yang lebih dulu mendeklarasikan Anti Menyontek dan Anti Plagiat sebagai budaya akademik yang berlandaskan Pancasila serta nilai-nilai luhur bangsa.

Yusmanto menambahkan, membiasakan budaya jujur di sekolah adalah investasi besar untuk masa depan. “Perilaku tidak jujur adalah pintu masuk praktik korupsi. Karena itu, integritas harus ditanamkan sejak dini,” katanya.

Sementara itu, Azza, salah satu siswi MTsN 1 Bengkalis, menyambut positif kegiatan tersebut. “Kami setuju dengan adanya deklarasi ini. Kegiatan seperti ini membuat kami lebih semangat untuk belajar dengan jujur dan tidak menyontek,” ungkapnya.

Dengan adanya deklarasi ini, MTsN 1 Bengkalis berharap nilai integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud dalam sikap dan perilaku sehari-hari siswa, baik di lingkungan madrasah maupun masyarakat.