0 menit baca 0 %

Tanamkan Keikhlasan, PAI Kuantan Tengah Gencarkan Bimbingan Buta Aksara Al-Qur an di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.

Ringkasan: Kuansing  ( Kemenag ) Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuantan Tengah terus menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap aktivitas dakwah dan pembinaan. Salah satunya melalui program bimbingan buta aksara Al-Qur an yang rutin digelar di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan.


Kuansing  ( Kemenag ) Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Kuantan Tengah terus menanamkan nilai keikhlasan dalam setiap aktivitas dakwah dan pembinaan. Salah satunya melalui program bimbingan buta aksara Al-Qur an yang rutin digelar di Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan. Hari Kamis setiap Minggunya.  Kamis, 25 September 2025.

Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari warga binaan, karena tidak hanya membekali mereka dengan kemampuan membaca Al-Qur an, tetapi juga menumbuhkan semangat religius dan kesadaran untuk memperbaiki diri.

PAI Kuantan Tengah yang hadir yaitu Prihasni, Ernawati, Ernita, Karnaini, Jabrius Jas, Ade Juniawan dan Lasmiadi,  mereka. menekankan bahwa keberhasilan pembinaan bukan hanya diukur dari seberapa lancar warga binaan membaca Al-Qur an, melainkan juga dari keikhlasan mereka dalam mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap penyuluh agama Islam  yang hadir, mendapat peserta bimbingan kalau yang ibuk-ibuk sebanyak 10 orang setiap penyuluh agama Islam 

Sedangkan bapak-bapak karena ramai mendapat 15 orang  peserta bimbingan setiap penyuluh agama Islam 

Bimbingan ini bukan sekadar mengajarkan huruf, tapi juga membentuk hati yang ikhlas dan sabar dalam menapaki jalan perubahan, ujar salah seorang penyuluh agama Islam,  Ernawati.

Ernita menambahkan,  "dengan adanya bimbingan ini, semua warga lapas kelas IIB, semakin bisa membaca Al-Qur'an  dengan  baik dan benar, sehingga apabila keluar dari Lapas ini nanti menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat". Khususnya nya membaca Al-Qur'an, ucar Ernita. 

Senada dengan itu,  Prihasni  mengharapkan dengan adanya program ini, diharapkan warga binaan semakin termotivasi untuk terus belajar, memperbaiki diri, serta menjadi pribadi yang bermoral dan ber akhlak yang lebih baik saat kembali ke masyarakat", ucap Prihasni. ( Pri ).