Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pangean, Abandri Berikan Bimbingan Rutin Kepada Kelompok Binaan di Masjid Nur Hidayah, Pauh Angit. Ahad, 29 Juni 2025.
Untuk menanamkan nilai spiritual sejak dini kepada kelompok binaan, Abandri memberikan bimbingan rutin. Kegiatan dilakukan guna menanamkan nilai keimanan ditengah gempuran era digitalisasi yang semakin berkembang pesat dikhawatirkan bisa mempengaruhi mental spiritual anak-anak atau para generasi milenial.Â
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Pangean, Abandri mengambil langkah membuat kelompok binaan yang pesertanya para anak-anak yang masih aktif di bangku pendidikan formal dibentuk dalam satu wadah yakninya Tahfidz Al Qur'an.Â
"Sejujurnya saya khawatir dengan perkembangan teknologi sekarang yang semakin pesat bisa mempengaruhi mental anak-anak kita dengan tidak tertariknya mereka lagi untuk belajar ilmu agama, menghafal dan mempelajari Al Qur'an, dari latar belakang hal tersebut saya bentuk kelompok binaan, saya berikan bimbingan rutin". Terang Abandri.Â
"Pada hari ahad atau hari libur ini mereka saya lihat melakukan kegiatan yang tidak bermanfaat seperti keluyuran dan main game online. Dari hal tersebut saya berkoordinasi dengan pemerintahan desa untuk melakukan kegiatan ini dan Alhamdulillah mereka sangat mendukung". Lanjutnya.
Kegiatan dimulai pada pukul 07.00 Pagi sampai pukul 11.00 siang. Rentetan kegiatan dimulai dari pembinaan mental (ceramah motivasi), belajar praktek bacaan dan gerakan shalat wajib, shalat dhuha berjamaah, sarapan pagi bersama, belajar Al Qur'an (menghafal), muraja'ah hafalan terakhir kegiatan hiburan kuis berhadiah.Â
Pj. Kepala Desa Pauh Angit, Jondriawan sangat mendukung kegiatan Penyuluh Agama Islam ini.Â
"Atas nama pemerintahan Desa Pauh Angit sangat mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam ini, kami berharap kegiatan ini hendaknya bisa membentuk karakter anak-anak kita dengan giat belajar agama di era digitalisasi sekarang ini". Pungkas Jondriawan. (Ab)