Rokan Hilir (Inmas) – Rumah ibadah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siapapun yang datang, terlebih lagi di bulan Ramadhan yang mulia ini. Masjid dan Mushallah tampak ramai oleh Jemaah yang melakukan ibadah. Tidak ketinggalan anak-anak yang kelak menjadi penyambung estafet untuk masa yang akan datang.
Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir, H.
Khairul, S.Ag menghimbau pengurus Masjid dan Mushalla agar bersikap ramah
terhadap anak-anak yang ikut beribadah di sana. Perlakukanlah anak-anak dengan
ramah sehingga mereka merasakan bahwa rumah ibadah merupakan tempat yang
nyaman.
“Kita menyadari bahwa terkadang sebagian anak-anak di rumah
ibadah membuat jengkel pengurus dan Jamaah lainnya, akan tetapi itu semua mesti kita sikapi
dengan arif dan bijaksana. Jangan bentak dan jangan marahi mereka, apalagi
sampai mengusir dan melarang mereka ke Masjid/Mushalla kalau untuk
bermain-main, atau dengan kata – kata lainnya” harap mantan Kasi Bimas
Kankemenag Rohil tersebut.
Memakmurkan Masjid/Mushallah tidak hanya sebatas
menjadikannya sebagai tempat ibadah seperti shalat, dzikir, ataupun do’a tetapi
juga dapat menjadikannya sebagai pusat Pendidikan Islam, terutama dalam hal
memberikan pelajaran ilmu agama terhadap anak agar ia terbiasa untuk datang ke
Masjid/Mushalla.
Penanaman penguatan nilai spiritualitas pada anak-anak harus
dilakukan sejak dini. Karena itu pengurus Masjid/Mushalla, masyarakat dan tokoh
agama diharapkan dapat merangkul anak-anak untuk lebih mencintai
Masjid/Mushalla. Masjid bisa menjadi sarana berkreasi dan berinovasi bagi
anak-anak, hal itu lebih baik daripada membiarkan anak-anak melakukan hal – hal
negatif dan tidak bermanfaat. (Humas)