0 menit baca 0 %

Tanamkan Nilai Spiritualitas Sejak Dini, Plh. Ka. Kankemenag Rohil Harapkan Rumah Ibadah Jadi Tempat Ramah Anak

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) Rumah ibadah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siapapun yang datang, terlebih lagi di bulan Ramadhan yang mulia ini. Masjid dan Mushallah tampak ramai oleh Jemaah yang melakukan ibadah. Tidak ketinggalan anak-anak yang kelak menjadi penyambung estafet untuk masa yang ak...

Rokan Hilir (Inmas) – Rumah ibadah harus menjadi tempat yang menyenangkan bagi siapapun yang datang, terlebih lagi di bulan Ramadhan yang mulia ini. Masjid dan Mushallah tampak ramai oleh Jemaah yang melakukan ibadah. Tidak ketinggalan anak-anak yang kelak menjadi penyambung estafet untuk masa yang akan datang. 

Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Rokan Hilir, H. Khairul, S.Ag menghimbau pengurus Masjid dan Mushalla agar bersikap ramah terhadap anak-anak yang ikut beribadah di sana. Perlakukanlah anak-anak dengan ramah sehingga mereka merasakan bahwa rumah ibadah merupakan tempat yang nyaman.

“Kita menyadari bahwa terkadang sebagian anak-anak di rumah ibadah membuat jengkel pengurus dan Jamaah lainnya,  akan tetapi itu semua mesti kita sikapi dengan arif dan bijaksana. Jangan bentak dan jangan marahi mereka, apalagi sampai mengusir dan melarang mereka ke Masjid/Mushalla kalau untuk bermain-main, atau dengan kata – kata lainnya” harap mantan Kasi Bimas Kankemenag Rohil tersebut.

Memakmurkan Masjid/Mushallah tidak hanya sebatas menjadikannya sebagai tempat ibadah seperti shalat, dzikir, ataupun do’a tetapi juga dapat menjadikannya sebagai pusat Pendidikan Islam, terutama dalam hal memberikan pelajaran ilmu agama terhadap anak agar ia terbiasa untuk datang ke Masjid/Mushalla.

Penanaman penguatan nilai spiritualitas pada anak-anak harus dilakukan sejak dini. Karena itu pengurus Masjid/Mushalla, masyarakat dan tokoh agama diharapkan dapat merangkul anak-anak untuk lebih mencintai Masjid/Mushalla. Masjid bisa menjadi sarana berkreasi dan berinovasi bagi anak-anak, hal itu lebih baik daripada membiarkan anak-anak melakukan hal – hal negatif dan tidak bermanfaat. (Humas)