Kemenag (Kuansing)Singingi Hilir, Kamis, 4 September 2025 – Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti pelaksanaan akad nikah pasangan calon pengantin (catin) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.
Pasangan catin yang datang sejak pagi bersama keluarga besar dan rombongan, diterima dengan baik oleh jajaran pegawai KUA Singingi Hilir. Acara akad nikah dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat langsung di ruang akad KUA Singingi Hilir. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa (Sekdes) Sungai Buluh, Arif, yang secara langsung menyaksikan prosesi sakral tersebut.
Kehadiran pihak pemerintah desa memberikan makna tersendiri dalam peristiwa penting ini, sebagai bentuk dukungan sosial terhadap warga yang melangsungkan pernikahan secara resmi dan sah menurut agama dan negara.
Suasana Haru dan Penuh Doa
Prosesi akad nikah berlangsung khidmat. Ketika penghulu KUA membacakan nasihat pernikahan, suasana menjadi sangat menyentuh. Kata-kata bijak dan pesan-pesan takwa yang disampaikan menggugah hati semua yang hadir.
“Pernikahan bukan hanya penyatuan dua insan, tapi juga dua keluarga, dua hati, dan dua takdir. Bangunlah rumah tangga di atas pondasi iman dan takwa. Jagalah kesetiaan, pupuklah cinta dengan kasih sayang, dan hadapilah setiap ujian bersama dalam sabar dan doa,” tutur penghulu dalam nasihatnya.
“Wahai mempelai laki-laki, engkau kini menjadi nahkoda bagi keluargamu. Bimbing istrimu menuju surga, bukan hanya memberi nafkah lahir, tetapi juga batin dan iman. Dan wahai mempelai perempuan, jadilah penyejuk mata, pendamping setia, dan pendoa dalam sunyi.”
Tak sedikit tamu undangan, termasuk keluarga dari kedua belah pihak, yang meneteskan air mata haru mendengar nasihat tersebut. Tangisan bahagia menyatu dengan rasa syukur, menandai langkah awal kehidupan baru yang penuh doa dan harapan.
Pegawai KUA Singingi Hilir, seperti biasa, memberikan pelayanan terbaik dan penuh keramahan, memastikan seluruh proses berlangsung lancar dan sesuai aturan. Pendekatan humanis dalam setiap pelayanan menjadikan masyarakat merasa nyaman, aman, dan dihargai.
Kepala KUA Singingi Hilir, Zulfikar Ali, S.Ag., dalam kesempatan sebelumnya selalu menekankan pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi, agar setiap pasangan mendapatkan perlindungan hukum dan tercatat dalam sistem administrasi negara.
Usai prosesi akad, pasangan catin menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam kepada pihak KUA.
“Kami sangat bersyukur bisa menikah di KUA dengan bimbingan dan layanan yang sangat baik. Semoga pernikahan kami menjadi sakinah, mawaddah, warahmah. Kami juga berharap pernikahan kami menjadi langkah awal menuju keluarga yang diridai Allah,” ujar mempelai pria dengan suara haru.
“Kami ingin membangun rumah tangga yang tidak hanya bahagia di dunia, tapi juga sampai ke surga. Mohon doa dari semuanya,” tambah mempelai wanita dengan mata berkaca-kaca.
Momentum akad nikah di KUA Singingi Hilir kali ini bukan hanya tentang sahnya hubungan pernikahan secara agama dan hukum, tapi juga menjadi momen spiritual yang membekas di hati semua yang hadir. Dengan doa, harapan, dan semangat membangun keluarga Islami, semoga pasangan catin yang telah diakadkan hari ini senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.(MB)