Tembilahan (Kemenag) – Suasana haru menyelimuti Aula Mawar Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) pada Senin, 26 Mei 2025. Sebanyak 200 tenaga honorer di lingkungan Kemenag Inhil secara resmi dilantik menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Menteri Agama RI, KH. Nasaruddin Umar, melalui sambungan daring. Momen yang telah lama dinanti ini akhirnya tiba, membawa campur aduk perasaan bagi para peserta.
Meskipun dilaksanakan secara daring, dengan para peserta
menyaksikan langsung melalui Zoom, suasana khidmat tetap terasa. Puncak
keharuan terjadi saat pengucapan sumpah dan janji ASN. Banyak di antara para
peserta tak kuasa menahan air mata, merasakan beratnya perjuangan dan leganya
penantian selama ini.
Salah satu yang paling terlihat adalah Zahratul Jannah,
seorang tenaga honorer dari seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Inhil.
Matanya berkaca-kaca, dan air mata menetes deras saat ia mengikuti setiap bait
sumpah. Bagi Zahra dan ratusan rekannya, pelantikan ini bukan sekadar perubahan
status, melainkan pengakuan atas dedikasi dan pengabdian mereka selama
bertahun-tahun.
"Ini adalah momen yang sangat berarti bagi saya dan
teman-teman. Perjuangan kami selama ini terbayar lunas. Ada rasa haru, lega,
dan syukur yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata," ucap Zahratul
Jannah dengan suara bergetar setelah prosesi pelantikan.
Pelaksanaan pelantikan ini dikoordinasikan oleh unit
kepegawaian Kantor Kemenag Inhil. Turut hadir Kepala Kantor Kemenag Inhil, H.
Harun, yang memberikan arahan dan amanat kepada para PPPK yang baru dilantik.
Dalam sambutannya, H. Harun mengapresiasi kesabaran dan ketekunan para honorer.
"Saudara-saudari sekalian adalah bukti nyata dari
kegigihan. Kini, amanah sebagai PPPK ada di pundak Anda. Laksanakan tugas
dengan penuh tanggung jawab dan integritas," pesan H. Harun.
Pelantikan 200 PPPK ini menandai era baru bagi Kementerian
Agama Kabupaten Indragiri Hilir, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas
pelayanan publik dan memberikan kesejahteraan yang lebih layak bagi para abdi
negara ini. (Ria)