Tarawih Berjamaah Tingkatkan Solidaritas Ummat Islam
Ringkasan:
Rokan Hulu (Humas)- Tarawih berjamaah meningkatkan ukhuwah islamiyah, kepedulian sosial, dan kerukunan sosial dengan saling memahami serta saling memberi pertolongan dalam kebajikan. Sesuai firman Allah SWT dalam Al Quran yang artinya "Bertolong tolonganlah kamu dalam kebajikan dan taqwa, dan jangan...
Rokan Hulu (Humas)- Tarawih berjamaah meningkatkan ukhuwah islamiyah, kepedulian sosial, dan kerukunan sosial dengan saling memahami serta saling memberi pertolongan dalam kebajikan. Sesuai firman Allah SWT dalam Al Quran yang artinya "Bertolong tolonganlah kamu dalam kebajikan dan taqwa, dan jangan saling tolong menolong dalam hal keburukan dan permusuhan".
Demikian disampaikan Kakan kemenag Rokan Hulu, Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA kepada wartawan, Sabtu (6/8) di kantornya.
Menurutnya, momentum sholat tarawih yang dilakukan umat Islam di seluruh dunia diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah, solidaritas sosial umat islam di lingkungan terdekat, tetangga dan komunitas muslim lainnya. "Dengan sholat tarawih berjamaah, tercipta saling memahami, saling mengetahui, dan saling membantu antara satu sama yang lain, khususnya oleh yang berkecukupan membantu yang kekurangan," ungkapnya.
Ia menegaskan, saat sholat tarawih berjamaah dilaksanakan, muslim yang kaya bertemu dengan muslim yang miskin, yang kuat bertemu yang lemah, yang pejabat bertemu rakyat jelata, yang tua bertemu yang muda, dan lain sebagainya. Dari situ akan terjalin hubungan, saling pengertian terbentuk, dan tolong menolong terwujud. Selain itu, dalam sholat tarawih berjamaah, menambah frekuensi pertemuan dengan Allah SWT untuk berkomunikasi dan menyerap hidayah, karomah, barokah dan magfirah Allah SWT.
"Untuk itu, saya mengharapkan umat islam Rokan hulu agar memanfaatkan momentum Ramadhan ini untuk melaksanakan Sholat Tarawih berjamaah, sebab di sini akan terjalin Hablum Minallah dan Hablum Minannaas. Ketercapaian Kedua hubungan ini adalah syarat mutlak terhindarnya umat dari kehinaan. Sesuai Firman Allah "Ditimpakan kepada umat manusia kehinaan dimana saja pun mereka berada, kecuali orang yang yang melaksanakan Hablum minallaah dan hablum minannaas". pungkasnya. (ash)