0 menit baca 0 %

Tarhib Ramadhan Bersama Dr. Isnen Azhar, Lc, MH: Persiapkan Diri untuk Ibadah Maksimal di Bulan Suci

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, acara Tarhib Ramadhan yang digelar pada Jumat, 28 Februari 2025, Di Masjid Pondok Pesantren Al Utsaimin Bangkinang Kota  berlangsung penuh khidmat dan makna. Acara ini diisi dengan tausyiah dari Dr.

Kampar ( Kemenag )--Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, acara Tarhib Ramadhan yang digelar pada Jumat, 28 Februari 2025, Di Masjid Pondok Pesantren Al Utsaimin Bangkinang Kota  berlangsung penuh khidmat dan makna. Acara ini diisi dengan tausyiah dari Dr. Isnen Azhar, Lc, MH, Pimpinan Pondok Pesantren Al Utsaimin.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh santri Najwan Aiman, yang menghadirkan ketenangan dan menyiapkan hati para peserta untuk menyambut pesan-pesan penting dalam tausyiah. Dr. Isnen Azhar kemudian melanjutkan dengan membahas pentingnya sabar dalam menjalani ibadah, terutama di bulan Ramadhan.

Beliau mengingatkan bahwa sabar memiliki tiga aspek penting dalam kehidupan seorang Muslim, terutama selama menjalani ibadah puasa:

  1. Sabar dalam melaksanakan ketaatan kepada Allah. Dr. Isnen Azhar mengingatkan bahwa Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah dan melaksanakan ketaatan kepada Allah SWT dengan penuh kesabaran.

  2. Sabar untuk tidak berbuat maksiat, terutama ketika sedang berpuasa. Beliau menjelaskan bahwa setiap maksiat yang dilakukan selama puasa akan merusak puasa dan mengurangi pahalanya. Sebagaimana yang disebutkan dalam hadits, "Berapa banyak orang yang berpuasa, namun hanya mendapatkan lapar dan haus." Ini menjadi peringatan agar kita menjaga diri dari perbuatan yang membatalkan atau mengurangi nilai puasa, seperti perkataan atau tindakan yang tidak bermanfaat.

  3. Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan, agar tetap teguh menjalankan ibadah dengan ikhlas tanpa terganggu oleh godaan duniawi.

Dr. Isnen Azhar juga mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan akhir bulan Sya'ban ini untuk memperbanyak doa dan persiapan mental menjelang Ramadhan. Salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca adalah:

"Allahumma sallimni li  Ramadhana, wa sallim  Ramadhana,li  wa tasallamhu minni  mutaqabbalan."
"Ya Allah, selamatkan aku untuk mencapai Ramadhan, selamatkan Ramadhan untukku, dan selamatkan amalan-amalan yang diterima."

Dengan doa ini, beliau mengajak umat Islam untuk memohon agar diberikan kekuatan, kesehatan, dan kelancaran dalam menjalani ibadah puasa serta diterima semua amal ibadah di bulan Ramadhan.

Acara ini menjadi momen penting bagi peserta untuk lebih memahami hakikat sabar dalam menjalankan ibadah Ramadhan dan mempersiapkan diri secara rohani dan fisik.

Semoga dengan bekal sabar dan persiapan yang matang, kita semua dapat menjalani Ramadhan dengan lebih baik, lebih ikhlas, dan mendapatkan keberkahan yang luar biasa dari Allah SWT. Pungkas Isnen ( Fatmi/Rahim )