0 menit baca 0 %

Tasyakuran dan Penyerahan Santri MDTA Bangkinang Kota Berlangsung Khidmat

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )--Suasana haru dan khidmat menyelimuti acara Tasyakuran dan Penyerahan Santri MDTA se-Kecamatan Bangkinang Kota yang Dilaksanakan di aula kantor bupati Kampar, Selasa, 3/6/2025. Sebanyak 150 santri dari 15 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA)  yang mengikuti acara tasyakura...

Kampar ( Kemenag )--Suasana haru dan khidmat menyelimuti acara Tasyakuran dan Penyerahan Santri MDTA se-Kecamatan Bangkinang Kota yang Dilaksanakan di aula kantor bupati Kampar, Selasa, 3/6/2025.

Sebanyak 150 santri dari 15 Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA)  yang mengikuti acara tasyakuran ini

Acara yang digelar dengan nuansa kekeluargaan dan religius ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah. Hadir langsung Wakil Bupati Kampar, DR. Hj. Misharti, yang memberikan sambutan penuh motivasi. Turut hadir   Kasi PD Pontren Kemenag Kampar, H. Maswir, MA, Camat Bangkinang Kota Hj. Minda, S.H., Desa dan Lurah se-Kecamatan Bangkinang Kota.

Kegiatan ini juga melibatkan seluruh elemen madrasah, mulai dari para kepala MDTA, guru, santri, hingga orang tua santri yang tampak hadir dengan penuh semangat dan kebanggaan.

Dalam sambutannya, Kasi PD Pontren H. Maswir, M.A. menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tenaga pendidik MDTA yang telah membimbing para santri dengan penuh dedikasi. Ia menekankan bahwa pendidikan diniyah merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia.“Santri-santri ini adalah generasi Qur’ani yang menjadi harapan kita semua. Terima kasih kepada para guru yang telah menjadi garda terdepan dalam membina akhlak dan spiritualitas anak-anak kita,” ujar Maswir.

Sementara itu Wakil Bupati Kampar dalam sambutannya juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dan senantiasa menjaga nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Tak hanya seremoni, acara ini turut diisi dengan penampilan hafalan surah, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa bersama. Terdengar isak tangis haru dari para orang tua saat nama-nama santri disebut satu per satu dalam prosesi wisuda

Acara ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan agama dapat menghadirkan generasi yang siap menghadapi masa depan dengan bekal ilmu dan iman. ( Fatmi/Cicy/Ags)