0 menit baca 0 %

Tausiah Ramadhan Di Masjid Al-Mujahadah Pada Malam Ke- 18

Ringkasan: Pekanbaru (inmas), Tanpa terasa bulan Ramadhan 1445 H telah memasuki malam yang ke- 18, biasanya pertengahan bulan ke atas, umum kehadiran jumlah jama ah di masjid/ mushalla pada  mengalami penyusutan, hanya sebagian kecil saja yang mengalami peningkatan.

Pekanbaru (inmas), Tanpa terasa bulan Ramadhan 1445 H telah memasuki malam yang ke- 18, biasanya pertengahan bulan ke atas, umum kehadiran jumlah jama’ah di masjid/ mushalla pada  mengalami penyusutan, hanya sebagian kecil saja yang mengalami peningkatan. Tak terkecuali di masjid Al-Mujahadah yang beralamat di jalan Cipta Karya (KPR. Bintungan Jaya). Walaupun demikian tausiah Ramadhan tetap berjalan dengan baik. Jum’at (29/03/2024).

Pantauan tim inmas, tadi malam di masjid Al-Mujahadah, tausiah Ramadhan disampaikan oleh ustadz Muhammad Idris, S.Ag, M.Pd.I dengan judul” Bahaya Bergunjing (Ghibah)”. Bedasarkan hadits Rasulullah SAW. Bersabda yang artinya:’Mengunjing ialah engka membicarakan saudaramu sesuatu yang dibencinya. Seorang sahabat bertanya, “Bagaimana pendapatmu seandainya apa yang aku katakana itu benar ada pada saudaraku?” Nabi menjawab ,“Apabila apa yang engkau katakan itu memang benar ada pada saudaramu, berarti engkau telah mengunjingnya. Tetapi apabila tidak benar berarti engkau telah menuduhnya’. (HR.Ahmad)

Jadi Ghibah adalah membiacarakan keburukan (aib) orang lain di belakangnya. Perbuatan ghibah ini termasuk hal yang dilarang dalam agama (QS Al-Hujrat ayat 12), Adapun bahayanya antara lain: Dosa besar, Merusak hubungan sosial, Menimbukan fitnah, Menyakiti hati orang lain, Menurukan derajat pelakunya,  Dapat membatalkan puasa. Ungkap Ustadz. Usai tausiah dilanjutkan dengan shalat tarawih yang dimami oleh ustadz H. Aswad, MA yang juga menjabat sebagai ketua masjid Al-Mujahadah. (Idris).