0 menit baca 0 %

Tausiyah Ba'da Zuhur Di Masjid Khairunnas Ustaz Asril Hamidi, S.Ag., M.H. Sampaikan Makna Filosofi 5 Huruf dari Kalimat Ramadhan

Ringkasan: Rokan Hilir (Inmas) Ustaz Asril Hamidi, S.Ag., M.H Penyuluh Agama Islam yang bertugas di Wilayah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangko yang berasal dari Kabupaten Kampar ini kembali membuat jamaah terkagum mendengar tausiyah yang ia sampaikan.Pada kamis siang (28/03/2024) selepas sholat zuhur b...

Rokan Hilir (Inmas) Ustaz Asril Hamidi, S.Ag., M.H Penyuluh Agama Islam yang bertugas di Wilayah Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bangko yang berasal dari Kabupaten Kampar ini kembali membuat jamaah terkagum mendengar tausiyah yang ia sampaikan.

Pada kamis siang (28/03/2024) selepas sholat zuhur berjamaah ustaz Asril Hamidi berdiri didepan mimbar Masjid Khairunnas Batu 6 Bagansiapiapi menyampaikan tausiyah ba'da zuhur dihadapan jamaah Masjid Khairunnas dengan menjelaskan makna kalimat Ramadhan yang terdiri dari 5 huruf.

Mengawali tausiyahnya ustaz mengajak jamaah untuk mendoakan dan mengirimkan Al-Fatihah kepada orang tua dan kaum kerabat yang sudah meninggal dunia serta bershadaqoh mengatasnamakan mereka yang sudah terlebih dahulu dipanggil Sang Ilahi.

Memasuki materinya ustaz Asril Hamidi menyampaikan makna 5 huruf Ramadhan tesebut, "dalam bahasa arab kata Ramadhan terdiri dari 5 Huruf yang mengandung makna tersendiri disetiap hurufnya" Diawalinya.

Ia lanjutkan, Adapun 5 Huruf tersebut serta maknanya ialah : 1. Ra' = Ridhwanullah artinya keridhaan Allah.

Jika ingin mencari ridha Allah maka terlebih dahulu carilah ridha orang tua, apapun amal yang kita lakukan, maka ridho Allah lah yang kita cari, sesuai dengan munajat kita. Tuhanku Engkaulah yang menjadi maksudku dan keridhoan-Mu yang menjadi pintaku.

Ia lanjutkan lagi, 2. Mim = Muhabatullah bukan Mahabbatullah, 'anil Ushat artinya Ampunan Allah bagi Ahli maksiat (pendosa). 3. Dhad = Dhamanullah artinya Allah semua yang menanggung dan Menjamin kehidupan manusia. 4. Alif = Ulfatullah artinya kasih sayang Allah. 5- Nun = Nurullah artinya Cahaya Allah.

Sebelum menutup tausiyah nya ia berharap jamaah dapat memahami dan mengambil hikmah dari apa yang ia sampaikan "semoga apa yang saya sampaikan dapat memberi mamfaat buat kita bersama, untuk kita amalkan dalam kehidupan sehari hari" Pungkasnya.

Selama 15 menit Jamaah yang hadir khusuk menyimak setiap penjelasan yang ia paparkan melalui tausiyahnya yang begitu menarik, enak didengar dan sistematis tersebut. (Humas)