0 menit baca 0 %

Tausiyah Ramadhan di Masjid Mukhlisin Muaro Sentajo, Penyuluh Agama Islam Ingatkan Bahaya Penyakit Masyarakat

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Pada malam kedua puluh Ramadhan 1446 H, bertepatan dengan 20 Maret 2025, Masjid Mukhlisin di Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, mengadakan kajian khusus yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam.

Kuansing (Kemenag) - Pada malam kedua puluh Ramadhan 1446 H, bertepatan dengan 20 Maret 2025, Masjid Mukhlisin di Desa Muaro Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, mengadakan kajian khusus yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam. Kajian tersebut mengangkat tema "Penyakit Masyarakat Selain Judi, Khamar, dan Wanita".

Dalam ceramahnya, Muhammad Isam menyoroti berbagai perilaku negatif yang dapat merusak tatanan sosial dan moral masyarakat. Beliau menekankan bahwa selain judi, konsumsi minuman keras (khamar), dan pergaulan bebas, terdapat sejumlah penyakit masyarakat lain yang perlu diwaspadai, antara lain:

1. Korupsi dan Penyalahgunaan Kekuasaan.

" Tindakan mengambil hak orang lain atau menyalahgunakan wewenang untuk keuntungan pribadi dianggap sebagai dosa besar dalam Islam," terang M. Isam.

2. Fitnah dan Penyebaran Hoaks.

" Menyebarkan informasi palsu atau fitnah dapat menimbulkan perpecahan dan kerusakan dalam masyarakat," Ujarnya mengingatkan.

3. Perilaku Konsumtif dan Hedonisme.

" Gaya hidup yang berlebihan dan hanya mengejar kesenangan duniawi dapat menjauhkan seseorang dari nilai-nilai spiritual dan sosial yang positif," jelas M.Isam.

Beliau mengajak jamaah untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan dan menjauhi perilaku-perilaku yang dapat merusak diri sendiri dan lingkungan sekitar. Kajian ini dihadiri oleh banyak jamaah yang antusias dan berpartisipasi aktif dalam sesi tanya jawab. 

Diharapkan melalui kajian ini, masyarakat Desa Muaro Sentajo semakin sadar akan pentingnya menjaga moralitas dan menjauhi berbagai penyakit masyarakat demi terciptanya lingkungan yang harmonis dan sejahtera.(RDW)