Kemenag (Kuansing) Jum'at 24 Januari 2025 Dalam rangka memperingati Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW, SMA Negeri 1 Sentajo Raya mengadakan kegiatan tausiyah bertema "Hikmah Isra Mi'raj dalam Membangun Karakter Remaja Islami." Tausiyah disampaikan oleh Ustazd Rindra Febrian yang juga Kepala KUA Kecamatan Sentajo Raya Acara ini dihadiri oleh seluruh siswa dan guru, dengan jumlah peserta mencapai 250 orang siswa dan juga majelis guru SMA Negeri 1 Sentajo Raya.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman spiritual dan moral para siswa, khususnya dalam menghadapi tantangan kehidupan modern, termasuk bahaya kenakalan remaja. Tausiyah menyoroti nilai-nilai penting Isra Mi'raj, shalat sebagai tiang agama, serta solusi Islami dalam mengatasi masalah sosial di kalangan remaja.
Ustaz Rindra Febrian membuka tausiyahnya dengan menjelaskan makna Isra Mi'raj sebagai perjalanan agung Nabi Muhammad SAW yang menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Isra:
"Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat." (QS. Al-Isra: 1)
" Isra Mi'raj tidak hanya menegaskan kedudukan Nabi Muhammad SAW sebagai Rasulullah, tetapi juga sebagai momentum penerimaan kewajiban shalat lima waktu langsung dari Allah SWT. Perintah ini menegaskan pentingnya shalat dalam kehidupan seorang Muslim," kata Rindra.
Lebih lanjut, Ustaz Rindra menjelaskan bahwa shalat merupakan tiang agama yang mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT:
"Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar." (QS. Al-Ankabut: 45)
Menurut pendapat Imam Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin, shalat adalah bentuk komunikasi langsung seorang hamba dengan Allah SWT yang dapat membersihkan jiwa dan memperbaiki akhlak.
" Oleh karena itu, remaja diharapkan menjadikan shalat sebagai sarana pembentukan karakter yang baik, terutama dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif," ungkap Rindra.
Dalam tausiyahnya, Ustazd Rindra juga menyoroti fenomena kenakalan remaja yang semakin marak, seperti pergaulan bebas, penggunaan narkoba, dan tawuran. Ia menekankan bahwa kenakalan remaja adalah salah satu bentuk kelalaian dalam memahami nilai-nilai agama dan tanggung jawab moral.
" Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini, menurut Ustazd Rindra, mengingatkan bahwa setiap individu, termasuk remaja, memiliki tanggung jawab atas perilaku mereka. Ia juga menegaskan pentingnya peran pendidikan agama dalam membentuk generasi muda yang bertakwa dan berkarakter.
Sebagai penutup, Ustaz Rindra mengajak para siswa untuk merenungkan hikmah Isra Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan sembilan hal utama:
1. Mendirikan shalat dengan khusyuk sebagai bentuk penghambaan kepada Allah SWT.
2. Menghindari perilaku negatif yang dapat merusak diri sendiri dan lingkungan.
3. Menanamkan nilai-nilai akhlak mulia yang sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
4. Jauhi Narkoba, pergaulan bebas, jauhi hal hal yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
5. Taat kepada Allah SWT dan taat kepada Kedua orang tua dan guru.
6. Jauhi perbuatan Zina, perbuatan yang akan merusak Akhlak anak anak Usia Remaja.
7. Harapan Ustadz Rindra Febrian agar anak anak bisa menjaga diri dari perbuatan tercela yang di dalam agama Islam.
8. Mari menjaga kesucian diri dan menjaga sholat yang sudah menjadi kewajiban bagi setiap manusia muslim yang beriman kepada Allah SWT.
9. Manusia ada tiga usia kecil, muda dan tua dalam Al Qur'an kita sebagai hamba Allah SWT selalu ada
Para siswa diajak untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia.
Acara ini mendapatkan sambutan positif dari para peserta. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sentajo Raya, Afrizal menyampaikan apresiasinya terhadap tausiyah yang telah disampaikan. “Kami berharap kegiatan ini mampu memberikan inspirasi kepada siswa untuk menjadi generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustaz Rindra memohon keberkahan dan perlindungan bagi seluruh peserta. Para siswa tampak khusyuk mendengar ceramah dan termotivasi untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda dapat menjadikan Isra Mi'raj sebagai inspirasi untuk memperbaiki diri, menjauhi kenakalan remaja, dan menjalani hidup sesuai dengan tuntunan Islam. Serta ditutup dengan doa bersama agar senantiasa generasi muda Islam kedepannya di jaga oleh Allah SWT.(RDW)