Tebar Cahaya Iman, KUA Pinggir Wakafkan Buku Yasin ke MTs Asy-Syafi’iyah Desa Pinggir
Pinggir (Kemenag) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinggir terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan literasi keagamaan di masyarakat. Pada Sabtu, 20 September 2025, KUA Pinggir yang diwakili oleh Penyuluh Agama Islam, Lihot Simamora, S.Pd.I, menyerahkan wakaf berupa buku Yasin kepada MTs Asy-Syafi’iyah Desa Pinggir. Penyerahan ini diterima langsung oleh Kepala Sekolah, Zuriati, S.Ag., beserta jajaran guru dan perwakilan siswa.
Wakaf buku ini memiliki keistimewaan tersendiri, karena bukan berasal dari anggaran lembaga melainkan dari partisipasi masyarakat setempat, terutama calon pengantin (catin) yang menikah di KUA Pinggir. Melalui program wakaf buku yang digerakkan oleh KUA, setiap catin berpartisipasi dalam amal jariyah yang manfaatnya akan terus mengalir untuk umat, baik di sekolah, pesantren, maupun majelis taklim.
Dalam sambutannya, Lihot Simamora menyampaikan bahwa wakaf ini adalah wujud nyata kepedulian bersama untuk mencerdaskan kehidupan beragama generasi muda.
"Alhamdulillah, berkat partisipasi masyarakat, khususnya para catin, KUA Pinggir bisa menyalurkan wakaf buku Yasin ini. Kami berharap buku ini bermanfaat dalam mendukung kegiatan ibadah, pembelajaran, dan menanamkan kecintaan pada Al-Qur’an sejak dini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah MTs Asy-Syafi’iyah, Zuriati, S.Ag., menyampaikan apresiasinya atas perhatian KUA Pinggir.
"Kami sangat berterima kasih atas wakaf ini. InsyaAllah, buku Yasin ini akan digunakan dalam kegiatan rutin tahlil, doa bersama, dan pembelajaran anak-anak. Semoga para pewakaf mendapat pahala jariyah yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ujarnya.
Kepala KUA Kecamatan Pinggir, R. Hadi Peratama Jaya, S.H., ketika diminta tanggapan mengenai program wakaf buku ini menegaskan bahwa KUA Pinggir berkomitmen menjadikan wakaf sebagai budaya sosial yang berdampak luas.
"Program wakaf buku ini lahir dari niat baik masyarakat, terutama catin yang ingin pernikahannya diawali dengan amal jariyah. Kami menyalurkan dengan amanah agar manfaatnya dirasakan oleh banyak pihak, termasuk sekolah-sekolah Islam, pesantren, dan juga komunitas mualaf. Inilah wujud nyata bahwa pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga membuka jalan keberkahan untuk umat,” tegasnya.
Melalui langkah ini, KUA Pinggir berharap semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam wakaf, sehingga literasi Islam semakin mengakar di tengah kehidupan masyarakat, khususnya bagi generasi muda penerus bangsa.