0 menit baca 0 %

Tegakkan Disiplin ASN, Kakan Kemenag Meranti Pimpin Apel Pagi

Ringkasan: Meranti (Inmas)- ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan Apel pagi di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti pada Senin (31/1), bertindak sebagai pembina apel pagi adalah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti, yang diikuti oleh seluruh Pejabat da...

Meranti (Inmas)- ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti melaksanakan Apel pagi di halaman Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti pada Senin (31/1), bertindak sebagai pembina apel pagi adalah Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti, yang diikuti oleh seluruh Pejabat dan ASN Kantor Kemenag Kabupaten Kepulauan Meranti.
Mengawali apel pagi, Drs. H. Sulman mengingatkan tentang 5 (lima) nilai budaya kerja Kementerian Agama RI, untuk dipedomani dalam melaksanakan tugas dan fungsi ASN dengan sebaik baiknya, berkinerja tinggi serta terhindar dari segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan.
“Pelaksanaan apel pagi adalah bagian dari pembentukan dan penegakan disiplin pegawai ASN, dan 5 (lima) nilai budaya kerja merupakan mood booster nya". Tegas Drs. H. Sulman.

Kepada semuanya Drs. H. Sulman untuk dapat membuat inovasi di tahun 2022 ini. Inovasi tidak perlu yang besar-besar yang kecil-kecil saja yang penting rekan-rekan mempuyai inovasi yang akan membawa perubahan.

Teruslah berpikir kreatif, inovatif agar kita ada semangat untuk bekerja sehinggga kita tidak monoton melakukan tugas itu-itu saja selalu punya rencana, gagasan, ide, inovasi, kreasi sehingga kita terpacu.

Terakhir Drs. H. Sulman meyampaikan kepada seluruh pegawai lengkapi seluruh dokumen yang belum lengkap, dokumen yang masih salah segera diperbaiki.

Tidak lupa Sebelum menutup amanat  pada apel pagi Kepala Kantor mengajak seluruh pegawai semangat bekerja, jangan pernah berhenti bercita-cita. Bercita-citalah setinggi langit walaupun tidak sampai ke langit kalaupun kita terjatuh kita masih jatuh diantara bintang-bintang di langit tidak langsung jatuh ke bumi. (Inmas)