0 menit baca 0 %

Tekad Program Penyuluh Berdampak di Masyarakat, Abandi Rutinkan Kajian Shubuh Jum'at

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pangean, Abandri, laksanakan kajian rutin shubuh jum'at tanggal 20 Juni 2025. Kegiatan rutin kali ini sudah pekan yang ke 160.Kegiatan dilaksanakan di Masjid Nur Hidayah Desa Pauh Angit, para jama'ah dan Remaja Masjid Nur Hidayah sangat antusia...

Kuansing (Kemenag) - Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Pangean, Abandri, laksanakan kajian rutin shubuh jum'at tanggal 20 Juni 2025. Kegiatan rutin kali ini sudah pekan yang ke 160.

Kegiatan dilaksanakan di Masjid Nur Hidayah Desa Pauh Angit, para jama'ah dan Remaja Masjid Nur Hidayah sangat antusias dalam mengikuti kajian tersebut yang selalu rutin dilaksanakan setiap pekannya.

Kegiatan Ini menjadi program utama untuk meningkatkan semangat jama'ah untuk shalat shubuh berjamaah di Masjid dan memberikan didikan di waktu shubuh. 

Untuk setiap shubuh jum'at setelah kajian selesai disediakan sarapan gratis untuk jama'ah yang hadir dengan berbagai menu setiap pekannya. Abandri, yang juga selaku ketua Masjid Nur Hidayah Desa Pauh melaksanakan penggalangan dana mencari donatur untuk pengadaan dana sarapan untuk setiap shubuh jum'at. 

"Alhamdulillah jama'ah selalu antusias, para donatur tetap mendukung dan semangat, setiap shubuh jum'at kami menyediakan 105 porsi sarapan bagi jama'ah karena setiap shubuh jum'at jama'ah yang hadir 100 orang lebih. Jama'ah terdiri dari para anak muda, pelajar dan juga dari desa-desa tetangga. Insya Allah program ini jadi andalan saya di desa binaan". Terang Abandri. 

"Sebagai seorang penyuluh agama islam yang bertugas mendekatkan masyarakat dengan agama, kegiatan pegawai kementerian agama yang dilakukan harus berdampak baik bagi masyarakat". Lanjut Abandri. 

Pemberi tausiyah adalah Ustadz H. Darwis, Pada kesempatan shubuh kali ini Ustadz H. Darwis menyampaikan "Mari kita menyadari betapa mudahnya kita beribadah ke masjid dikampung kita ini, kalau kita perhatikan saudara-saudara kita di timur tengah yang dilanda konflik dan peperangan yang mengakibatkan mereka hidup terlunta-lunta, sedangkan kita aman, tentram, damai, tentunya ini harus kita syukuri dan kita pergunakan untuk datang ke masjid". Ajak Ustadz H. Darwis. (Ab)