0 menit baca 0 %

Tekad Sukses OSN-K 2025, MAN 1 Kuantan Singingi Siapkan Siswa-Siswi Terbaik

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) Dalam rangka mempersiapkan siswa-siswi terbaik MAN 1 Kuantan Singingi untuk menghadapi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Tahun 2025 bekerja sama dengan lembaga Payung Cerdas Indonesia (PCI) yang berpusat di Bogor dengan bangga menyelenggarakan Pelatihan persiapan...

Kuansing (Kemenag) – Dalam rangka mempersiapkan siswa-siswi terbaik MAN 1 Kuantan Singingi untuk menghadapi Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kabupaten (OSN-K) Tahun 2025 bekerja sama dengan lembaga Payung Cerdas Indonesia (PCI) yang berpusat di Bogor dengan bangga menyelenggarakan Pelatihan persiapan menghadapi OSN-K 2025.

Kegiatan ini berlangsung secara luring pada tanggal 5-8 Februari 2025, mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB bertempat di MAN 1 Kuantan Singingi. 

Diawali dengan acara pembukaan yang diadakan di perpustakaan ruang Tepian Narosa pada hari rabu tanggal 5 Februari 2025 pukul 07.30 WIB yang dihadiri oleh Kepala MAN 1 Kuansing H. Suhelmon, para wakil kepala, kepala perpustakaan, koordinator kelas olimpiade Tomy Suherly, guru pembimbing, serta siswa peserta pelatihan.

H. Suhelmon, dalam sambutannya menyampaikan “ Selamat datang kepada para pengajar dari Lembaga PCI di MAN 1 Kuansing, kami merasa berbahagia dengan kehadiran adik-adik sekalian para juara olimpiade, mudahan-mudahan kehadiran adik-adik di disini memberikan wawasan,harapan-harapan baru tentunya," ungkapnya.

"Kami juga berharap, pelatihan yang diadakan dalam beberapa hari kedepan ini dapat mendalami seluk beluk materi OSN, kepada guru pembimbing olimpiade diharapkan dapat mendampingi siswa selama pelatihan," sambungnya.

Pelatihan ini mencakup lima bidang studi, yaitu Fisika, Kimia, Kebumian, Geografi, dan Informatika. Pemilihan lima bidang, merupakan bentuk apresiasi atas prestasi gemilang yang telah diraih pada ajang OSN-K dan KSM-K tahun sebelumnya. 

Siswa-siswi akan mendapatkan pembinaan intensif dari para mentor berpengalaman guna meningkatkan pemahaman konsep, keterampilan analisis, serta strategi penyelesaian soal yang efektif.

Davit Sipayung direktur PCI dalam sambutannya menyampaikan ”terimakasih sudah memberikan sambutan yang hangat, yang kita berikan dari PCI itu bukan kemenangan tapi ekosistim, kenapa ada siswa yang bisa masuk ke UGM, karena memang ekosistemnya sudah bagus, harapannya satu atau dua tahun ini kita membentuk ekosistem, ada atau tidaknya PCI mereka sudah bisa karena ekosistem belajar yang sudah bagus tadi, harus di mulai dari kemenangan-kemenangan kecil dulu baru nanti bisa meraih kemenangan yang besar,” ujar Davit.

Kegiatan pelatihan ini diadakan untuk memberikan pembekalan ilmu pengetahuan dan keterampilan kepada para peserta, guna meraih hasil maksimal di tingkat kabupaten. Pelatihan yang diikuti oleh puluhan siswa terpilih ini melibatkan berbagai mata pelajaran sains, seperti Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi, yang akan diuji dalam OSN-K.

Adapun untuk empat bidang studi lainnya yang tidak termasuk dalam pelatihan luring, yaitu Matematika, Biologi, Astronomi, dan Ekonomi, tetap diberikan pembinaan dalam format pelatihan daring. Sesi pelatihan online ini akan dilaksanakan pada 17-22 Februari 2025, sehingga seluruh peserta tetap mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan secara optimal.

Pelatihan ini melibatkan para tutor yang berkompeten di bidangnya masing-masing, serta berbagai metode pembelajaran interaktif untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan analitis peserta. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup simulasi soal OSN-K, diskusi kelompok, try out dan pemecahan masalah secara langsung untuk memperkuat daya pikir kritis para siswa.

Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, diharapkan siswa-siswi MAN 1 Kuantan Singingi dapat mengukir prestasi terbaik pada OSN-K 2025 dan membawa harum nama madrasah baik di tingkat kabupaten, propinsi maupun nasional serta menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang sains.

“Melalui program pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat memperoleh wawasan yang lebih luas, meningkatkan daya saing, serta mempersiapkan diri dengan baik untuk meraih prestasi di ajang OSN-K 2025," tutup H. Suhelmon. (LZ)