0 menit baca 0 %

Ternyata Ini Bahaya Kufur Nikmat, Pesan Penyuluh KUA Singingi Hilir untuk Ibu-Ibu Wirid

Ringkasan: Kemenag (Kuansing)Kuantan Singingi Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, terus aktif melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Pada Senin, 27 Oktober 2025, pukul 14.00 WIB hingga selesai, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Si...


Kemenag (Kuansing)

Kuantan Singingi — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Singingi Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, terus aktif melaksanakan kegiatan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Pada Senin, 27 Oktober 2025, pukul 14.00 WIB hingga selesai, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Singingi Hilir, Apris Siaminingsi, S.Pd.I, kembali turun ke lapangan berbaur bersama masyarakat melalui program pembinaan dan penyuluhan keagamaan.

Kegiatan kali ini dilaksanakan di Desa Beringin Jaya, bertempat di rumah Ibu Kampi, dengan peserta dari kelompok ibu-ibu wirid mingguan. Dalam kesempatan tersebut, penyuluhan mengangkat tema “Kufur Nikmat” yang membahas pentingnya mensyukuri segala nikmat Allah SWT, baik dalam bentuk kesehatan, rezeki, maupun kebahagiaan hidup.

Apris Siaminingsi menyampaikan bahwa sikap kufur nikmat dapat membawa seseorang pada kerugian besar, karena tidak menghargai karunia Allah. Ia juga mengajak para ibu untuk membiasakan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Selain memberikan materi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan mempererat ukhuwah antarwarga. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka dalam berdialog dan berbagi pengalaman kehidupan beragama di tengah keluarga dan masyarakat.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan seperti ini, diharapkan ibu-ibu wirid mingguan semakin memahami pentingnya bersyukur dan menjauhi sifat kufur nikmat. Program ini juga menjadi langkah nyata KUA Singingi Hilir dalam membina masyarakat agar semakin berakhlak mulia, religius, dan berperan aktif dalam mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, warahmah.(MB)