0 menit baca 0 %

Tersentuh Ilmu & Iman: Fikih Wanita Bangkitkan Semangat Ibadah di MAN 4 Kampar Plus Keterampilan

Ringkasan: Kampar ( Kemenag )---Aula MAN 4 Kampar Plus Keterampilan tampak semarak pada Jumat siang (18/07/2025). Suasana penuh antusias menyelimuti kegiatan Fikih Wanita yang diikuti oleh seluruh peserta didik putri. Di bawah bimbingan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan didampingi oleh guru Matematika...

Kampar ( Kemenag )---Aula MAN 4 Kampar Plus Keterampilan tampak semarak pada Jumat siang (18/07/2025). Suasana penuh antusias menyelimuti kegiatan Fikih Wanita yang diikuti oleh seluruh peserta didik putri. Di bawah bimbingan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan didampingi oleh guru Matematika, Dian Ratu Pritama, S.Si., kegiatan ini menjadi ruang pembinaan spiritual yang sarat ilmu sekaligus membekas di hati.

Dengan mengangkat tema “Tata Cara Sholat Jama’ah dan Jama’ah Masbuq”, kegiatan ini dikemas menarik melalui pembelajaran teoritis dan praktik langsung. Para siswi dibimbing untuk memahami hukum serta pelaksanaan shalat berjama’ah, terutama ketika menjadi makmum masbuq, yakni makmum yang datang terlambat dan belum sempat mengikuti satu atau beberapa rakaat bersama imam.

Guru-guru PAI menjadi pengampu utama, menyampaikan materi dengan pendekatan interaktif dan menyentuh aspek kehidupan nyata. Keterlibatan guru non-PAI seperti Dian Ratu Pritama juga memperlihatkan sinergi antarbidang studi yang harmonis, mencerminkan semangat kolaboratif dalam pendidikan madrasah.

Kepala MAN 4 Kampar Plus Keterampilan, Arjuniwati, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kegiatan ini.

 “Kegiatan Fikih Wanita ini adalah bentuk nyata dari pendidikan keagamaan yang menyentuh langsung kehidupan sehari-hari peserta didik. Dengan bimbingan para guru, mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga memahami praktik ibadah secara benar. Ini adalah investasi spiritual yang sangat berharga bagi masa depan mereka.”

Sementara itu, guru PAI sekaligus narasumber kegiatan, Nur’aini, S.H.I., M.A., menyampaikan harapan besar dari kegiatan ini.

 “Kami ingin para siswi memiliki pemahaman utuh mengenai fikih praktis, khususnya dalam shalat berjama’ah dan masbuq. Ini adalah bagian dari bekal mereka sebagai generasi muslimah yang cerdas, salehah, dan siap menghadapi realita kehidupan ibadah di tengah masyarakat.”

Para peserta didik terlihat sangat antusias mengikuti setiap sesi. Beberapa di antaranya aktif bertanya dan terlibat dalam simulasi menjadi imam maupun makmum. Kegiatan ditutup dengan kuis ringan untuk menguji pemahaman yang berlangsung meriah, menambah semangat dan keakraban antar peserta.

Kegiatan Fikih Wanita ini menjadi salah satu langkah strategis dalam menyinergikan ilmu dan amal, membekali siswi dengan wawasan keislaman yang aplikatif dan relevan dengan kehidupan mereka. MAN 4 Kampar Plus Keterampilan terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi unggul dalam ilmu, kuat dalam iman, dan santun dalam akhlak. ( kj/Fatmi )