0 menit baca 0 %

Tiada kendor, Penyuluh Agama Islam tetap semangat mengajarkan anak-anak baca Al-Qur'an sampai bisa

Ringkasan: Kuansing (Kemenag), Inuman 14 November 2025, - Penyuluh Agama Islam kembali membimbing anak-anak membaca Alquran di surau Nurul iman Desa Pulau Busuk Jaya Kec InumanDalam upaya meningkatkan kemampuan baca Al-Qur'an di kalangan generasi muda, para penyuluh agama Islam terus menunjukkan komitmen dan s...


Kuansing (Kemenag), Inuman 14 November 2025, - Penyuluh Agama Islam kembali membimbing anak-anak membaca Alquran di surau Nurul iman Desa Pulau Busuk Jaya Kec Inuman

Dalam upaya meningkatkan kemampuan baca Al-Qur'an di kalangan generasi muda, para penyuluh agama Islam terus menunjukkan komitmen dan semangat yang tak pernah surut.penyuluh agama Satriadi tetap giat mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur'an dengan metode yang menyenangkan dan efektif. Surau menjadi pusat kegiatan belajar yang penuh dengan keceriaan dan kekhusyukan.

Setiap habis shalat magrib anak-anak berkumpul di surau untuk mengikuti membaca Al-Qur'an yang dipimpin oleh  penyuluh agama Islam. Dengan menggunakan metode belajar yang variatif, seperti tanya jawab, dan cerita, anak-anak diajarkan untuk membaca Al-Qur'an dengan tartil dan benar. penyuluh agama Islam juga memberikan perhatian khusus kepada anak-anak yang membutuhkan bantuan ekstra, sehingga mereka tidak ketinggalan dalam belajar.

Salah satu penyuluh agama Islam Kec Inuman Satriadi,  mengungkapkan bahwa mengajar anak-anak membaca Al-Qur'an adalah tugas yang sangat mulia. "K merasa bahagia melihat anak-anak semakin lancar membaca Al-Qur'an. Mereka adalah generasi penerus umat Islam, dan kami berharap mereka dapat menjadi hafidz dan hafidzah yang baik," ujarnya dengan senyum. Ustazah Fatimah juga menambahkan bahwa dukungan orang tua sangat penting dalam menunjang keberhasilan program ini.

Kegiatan belajar Al-Qur'an ini tidak hanya fokus pada bacaan, tetapi juga pada penanaman akhlak dan nilai-nilai Islam. Anak-anak diajarkan untuk menjadi anak yang sholeh dan sholehah, berakhlak mulia, dan mencintai Al-Qur'an. Suasana belajar yang penuh kegembiraan dan kasih sayang membuat anak-anak semakin mencintai kegiatan belajar Al-Qur'an.  

Dengan semangat yang tetap membara, Satriadi penyuluh agama Islam bertekad untuk terus mengajarkan anak-anak membaca Al-Qur'an dan menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat dan  dapat menjadi generasi yang cinta Al-Qur'an dan menjadi penerus yang baik bagi agama dan bangsa." Semoga upaya mulia ini mendapatkan ridha Allah SWT dan menjadi amal jariyah"ujar Penyuluh Agama Islam Satriadi Notra (SN).