Tembilahan (Kemenag) - Tiga Penyuluh Agama Islam (PAI) dari Kecamatan Tembilahan dan Tembilahan Hulu dipercayakan sebagai dewan juri dalam Festival Al-Barzanji tingkat kabupaten. Acara yang berlangsung selama dua hari, dari 3 hingga 4 Juli 2025, ini diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, serta Kebudayaan (Disporabud) Kabupaten Indragiri Hilir di Lapangan Gajah Mada Tembilahan.
Para penyuluh agama yang mengemban tugas mulia ini adalah Rudy
Abdullah dan Henri Zainis dari PAI Kecamatan Tembilahan, serta Herman dari PAI
Kecamatan Tembilahan Hulu. Keterlibatan mereka sebagai juri menjadi sorotan
utama, mengingat peran penting penyuluh dalam membina moral dan akhlak
masyarakat.
Festival ini diikuti oleh 13 grup dari kategori umum, dengan
masing-masing grup terdiri dari lima orang peserta. Mengusung tema "Dengan
Semangat Muharram Mari Membangun Generasi Muda yang Berakhlak dan Berprestasi
serta Menjadi Pribadi yang Tangguh dan Bertaqwa," festival ini bertujuan
untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan dan membentuk karakter generasi muda
yang unggul.
Pembukaan acara diwakili oleh Kepala Bidang Pariwisata
Disporabud, Dessi Efrina. Dalam sambutannya, Dessi Efrina menyampaikan
apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini, yang diharapkan dapat
menjadi wadah positif bagi generasi muda.
Sementara itu, Herman, salah satu juri mengatakan bahwa Festival
ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga syiar Islam untuk memperkuat
keimanan dan ketakwaan.
"Kami sebagai juri akan menilai bukan hanya dari segi
teknik, tetapi juga penghayatan dan pemahaman terhadap makna yang terkandung
dalam setiap lantunan Al-Barzanji,” ujarnya.
Senada dengan Herman, Rudy Abdullah menambahkan,
"Melalui semangat Muharram ini, kami berharap para peserta dapat
menginternalisasikan nilai-nilai positif yang diajarkan dalam Al-Barzanji. Ini
adalah bekal penting bagi mereka untuk menjadi pribadi yang tangguh,
berprestasi, dan berakhlak mulia."
Keterlibatan aktif ketiga penyuluh agama Islam sebagai dewan
juri menegaskan komitmen mereka dalam membina dan mengarahkan generasi muda,
sejalan dengan tema festival yang berfokus pada pembentukan karakter dan akhlak
Islami. (Ria)