0 menit baca 0 %

Tim Itjen Kemenag Reviu LK Semester II 2023 di Riau

Ringkasan: Riau (Humas)- Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI melakukan Reviu Laporan Keuangan Semester II Tahun Anggaran 2023 Tingkat UAPPA-W Mitigasi Risiko Penatausahaan BMN pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau 19 25 Februari 2024.Kedatangan Tim Itjen Kemenag RI disambut oleh Kakanwi...

Riau (Humas)- Tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI melakukan Reviu Laporan Keuangan Semester II Tahun Anggaran 2023 Tingkat UAPPA-W Mitigasi Risiko Penatausahaan BMN pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau 19 – 25 Februari 2024.

Kedatangan Tim Itjen Kemenag RI disambut oleh Kakanwil Kemenag Riau Dr H Muliardi M Pd, Ketua Tim Keuangan dan BMN Dr H Anasri M Pd, serta seluruh pengelola Laporan Keuangan BMN, BP dan BPP, Senin (19/2) di Aula Kabag Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau.

Muliardi dalam sambutannya mengatakan, sangat menyambut baik atas dilaksanakannya reviu Laporan Keuangan di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau dalam rangka terciptanya laporan keuangan yang akuntabel.

“Saya meminta ketua tim keuangan dan anggota untuk dapat bekerjasama dalam mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan reviu dengan menyajikan data dokumen yang diperlukan. Sehingga reviu ini dapat berjalan lancar dan segala kekurangan laporan dapat terpenuhi,” harapnya.

Tim Itjen Purnomo Mulyosaputro dalam rapat Reviu Laporan Keuangan, Senin (19/2) mengatakan, pelaksanaan review Laporan Keuangan merupakan upaya untuk menyampaikan laporan keuangan yang akuntabel, membantu terlaksananya penyelenggaraan akuntansi dan penyajian Laporan Keuangan Kementerian Agama agar dapat menghasilkan laporan keuangan yang berkualitas.

“Ini merupakan tanggungjawab Itjen dalam rangka membantu Menteri Agama dalam menyampaikan laporan keuangan yang benar- benar akuntabel,” terangnya.

“Beberapa cakupan kita dalam review laporan keuangan kali ini meliputi penataan aset, berita acara opname BMN, persediaan, laporan kegiatan dan beberapa hal lain yang terkait dengan laporan keungan tingkat UAPPA-W,” tambah Purnomo. (*)