Pekanbaru (Inmas). Monitoring Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) dilanjutkan di Madrasah Ibtidaiyah Amanah pada hari Kamis, tanggal 11 November 2021. Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Pekanbaru menunjuk petugas monitoring yakni (1) Marwil Hikmi, S.Ag (2) Zuriadi Handra, S.Psi, M.Pd (3) Al Asy'ari, S.E (4) M. Riki.
Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia, disingkat AKMI adalah asesmen yang dilakukan pada siswa madrasah sebagai metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains dan literasi sosial budaya termasuk survei karakter. Hasil asesmen dapat digunakan oleh guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa sebagai dasar untuk menyusun suatu rancangan pembelajaran.
Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) di MI Amanah telah memenuhi prosedur yang telah ditentukan yakni:
1. Ketersediaan SK Kepanitiaan
2. Ketersediaan POS AKMI 2021 dan berita acara
3. Ketersediaan peta lokasi asesmen
4. Menerapkan protokol kesehatan
5. Mengatur proses kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik yang tidak mengikuti AKMIÂ
6. Ketersediaan sejumlah perangkat komputer atau smartphoneÂ
7. Adanya pengawas serta teknisi
8. Adanya daya listrik dan jaringan yang memadai
Peserta pelaksanaan AKMI di MI amanah terdaftar dengan jumlah 17 siswa, dengan status penyelenggaraan mandiri secara online, MI Amanah yang jauh dari pusat kota akan terus berbenah dan mengembangkan madrasah. "Ingin memajukan daerah tersebut dengan perkembangan pendidikan" harapan dari kepala madrasah Khoirun, S.Pd.I (TimPmd)
Â