Indragiri Hulu, (Inmas). Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya. Terdapat tiga fungsi pokok Puskesmas, yakni: sebagai pusat pembangunan kesehatan masyarakat di wilayahnya; membina peran serta masyarakat di wilayah kerjanya dalam rangka meningkatkan kemampuan untuk hidup sehat; dan memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya.
Berdasarkan surat Kepala UPT Puskesmas Sipayung, Kecamatan Rengat Nomor: 443/PKM.SPYG/0868, Tanggal: 30 April 2024, Hal: Pemberitahuan, maka pada hari Senin 27 Mei 2024, Tim UPTD Puskesmas Sipayung, Kecamatan Rengat melaksanakan kegiatan Intensifikasi Penemuan Kasus Kusta Frambusia Pada Anak Usia Sekolah(TK & SD) di MIN 1 Inhu. Kegiatan terdiri dari sosialisasi pengenalan penyakit Frambusia serta pencegahan dan pengobatannya.
Penyakit Frambusia (disebut Patek atau Bubo) adalah penyakit kulit menular menahun yang kambuhan. Penyebabnya adalah Kuman Treponema Pertenue. Penyakit ini biasanya banyak menyerang anak-anak usia kurang dari 15 tahun. Gejala awal berupa benjolan dikulit (papula) yang tidak sakit dan berbentuk seperti buah arbei dengan permukaan basah tanpa nanah. Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena frambusia, yaitu: Tinggal di negara andemik frambusia; Berusia di bawah 15 tahun, terutama usia 6–10 tahun; Tinggal di daerah dengan sanitasi yang buruk; dan Mengalami kemiskinan.
Kampanye kusta dan eradikasi frambusia adalah suatu sarana untuk mengatasi masalah sosial di masyarakat dengan kecacatan yang ditimbulkan, pencarian kasus secara berlanjut dan berkesinambungan akan memutuskan mata rantai penularan pada keluarga dan masyarakat sekitar.
Diakhir acara Tim UPTD Puskesmas Sipayung berpesan kepada seluruh siswa/i agar lebih aktif lagi untuk melakukan pencegahan penyakit frambusia ini dengan cara : Menjaga kebersihan diri dengan mandi pakai sabun setiap hari; Cuci pakaian setiap hari setelah dipakai dan tidak bergantian dengan pakaian bekas dipakai penderita; Hindari kontak langsung dengan luka penderita; Segera obati jika ditemukan penderita Frambusia; dan Semua orang yang pernah kontak dengan penderita tidak boleh terlewatkan untuk mendapatkan pengobatan.(tulang)