Tim Verifikasi KUA Teladan Propinsi Riau ke Kuansing
Ringkasan:
Kuansing (Humas) - Tim verifikasi KUA teladan Kanwil Kemenag Propinsi Riau berkunjung ke Kuansing. Tim yang dikomandani H. Edi Tasman Cs ini diterima langsung Kakan Kemenag Kuansing H. Erizon Efendi, S.Ag, Kasubbag TU H. Armadis, S.Ag dan Kasi Bimas Islam H.
Kuansing (Humas) - Tim verifikasi KUA teladan Kanwil Kemenag Propinsi Riau berkunjung ke Kuansing. Tim yang dikomandani H. Edi Tasman Cs ini diterima langsung Kakan Kemenag Kuansing H. Erizon Efendi, S.Ag, Kasubbag TU H. Armadis, S.Ag dan Kasi Bimas Islam H. Bakhtiar Shaleh, S.Ag, MH. Bertempat di ruang kerja Kakan Kemenag, Jum'at, 5/7. Tim yang beranggotakan 6 orang ini menyampaikan maksudnya, yakni melihat langsung Kua Teladan Kuansing tahun 2013 ini.
Setelah berbincang banyak hal tentang Kua teladan, Tim meminta izin dan pamit bergerak menuju KUA Kecamatan Kuantan Mudik Lubuk Jambi dimana Kua teladan Kuansing tahun ini. Tim yang dipandu Kasi Bimas Islam Kuansing ini sampai dengan selamat ditempat tujuan, yakni KUA Kecamatan Kuantan Mudik dengan Kepala KUA H. Bahrul Aswandi, S.Ag.
Di Kantor mantan TPHD Kuansing tahun 2009 ini, Tim melaksanakan tugas-tugas penilaian administrasi, mengamati fisik bangunan kantor, serta menanyakan tugas-tugas pelayanan dan pembinaan Kua.
Disamping itu Bahrul bersama staf ditanyai tentang kegiatan lintas sektoral, tentunya bendaharawan PC. Persatuan Tarbiyah Islamiyah Kuansing ini dengan gamblang menjelaskan. Apa yang saudara perbuat selama memimpin Kua Kecamatan Kuantan Mudik ini...?, "Bahrul dengan rendah hati, "menuturkan. Di Kecamatan Kuantan Mudik ini, masyarakatnya hemogen, perbedaan organisasi dan amalan sangat terasa kental, terutama paham Muhammadiyah dan Tarbiyah Islamiyah, "tapi Alhamdulillah semenjak saya disini, semua perbedaan itu bisa diminimalisir,"ungkap Bahrul.
Dengan gayanya yang "khas" masyarakatpun sangat antusias membantu baik secara moril dan materil. H. Sahrial sebagai pengusaha obat dan tokoh masyarakat Lubuk Jambi tak segan-segan menginfakkan tambahan Bangunan KUA yang berukuran 4x4 meter yang digunakan sebagai tempat arsip dan ruangan multiguna. Kemudian Sahrial juga memberi tambahan biaya untuk pembuatan pagar beton Kua sepanjang 15 meter. H. Sahrial yang memberikan biaya, pengerjaan dilaksanakan dengan gotong royong bersama masyarakat tetangga," ungkap Bahrul.
Ditempat yang sama, Kasi Bimas Islam Kuansing Ketika ditanya," apa harapan pak Kasi tentang penilaian Kua Kuantan Mudik ini...?, "tentu kita berharap Kuansing yang mewakili Riau ke pusat, karena Kasi Bimas Islam Kuansing mantan utusan Kua teladan Riau 2011 ke pusat yang juga diundang ke Istana Kepresidenan dalam tangka Peringatan Hut RI tahun 2011," ungkap Bakhtiar sambil menunjuk dirinya. Pokoknya yang terbaiklah ujar," Bakhtiar penuh harap. (ar).