0 menit baca 0 %

Tindak Lanjut Pembinaan Staf Ahli Menag, Kakan Kemenag Inhil Gelar Rapat Khusus Pasca-Upacara KORPRI

Ringkasan: Tembilahan (Kemenag) Usai pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) langsung bergerak cepat. Pada Senin (1/12/2025), Kepala Kantor Kemenag Inhil, H.

Tembilahan (Kemenag) โ€“ Usai pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke-54, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) langsung bergerak cepat. Pada Senin (1/12/2025), Kepala Kantor Kemenag Inhil, H. Harun, secara langsung memimpin rapat pembinaan khusus bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan kantor tersebut.

Rapat yang diselenggarakan segera setelah upacara bendera tersebut bertujuan untuk menyampaikan dan menindaklanjuti secara langsung hasil pertemuan H. Harun bersama Staf Ahli Menteri Agama Bidang Hukum dan HAM di Pekanbaru beberapa waktu lalu.

H. Harun menekankan bahwa momentum Hari KORPRI harus dijadikan pijakan untuk mengimplementasikan secara nyata arahan pimpinan pusat, khususnya terkait peningkatan kualitas layanan publik berbasis nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM).

Dalam pemaparannya, H. Harun menguraikan kembali poin-poin penting yang ditekankan oleh Staf Ahli Menteri Agama, termasuk pentingnya transparansi, akuntabilitas, dan peran pimpinan untuk turun gunung melihat langsung kondisi pelayanan di lapangan.

โ€œPembinaan yang diberikan oleh Staf Ahli Menteri Agama adalah penguatan yang sangat berharga. Saya ingin seluruh ASN Kemenag Inhil tidak hanya mendengar, tetapi segera menginternalisasi dan menjalankan arahan tersebut,โ€ tegas H. Harun dalam rapat.

Ia menambahkan, tantangan layanan publik seperti birokrasi yang lamban dan kesenjangan digital harus diatasi melalui inovasi dan peningkatan kompetensi diri.

H. Harun meminta agar seluruh unit kerja, mulai dari tingkat seksi hingga KUA dan madrasah, segera memetakan zona rawan pungutan liar (pungli) dan memastikan seluruh prosedur layanan berjalan transparan dan mudah dipahami masyarakat.

"Kunci dari pelayanan berkualitas adalah integritas dan transparansi. Saya instruksikan agar setelah pembinaan ini, segera dibuat rencana aksi nyata. Jangan ada lagi pelayanan yang berbelit-belit. ASN Kemenag Inhil harus menjadi pelayan yang akuntabel dan manusiawi. Layanan kita harus berpihak kepada kemudahan pengguna," pungkas H. Harun dengan tegas.

Rapat pembinaan ini menjadi penanda keseriusan Kemenag Inhil dalam mewujudkan good governance dan memastikan bahwa peringatan Hari KORPRI tahun ini benar-benar diisi dengan komitmen perbaikan mutu pelayanan publik.ย  (Ria)