Rupat (Kemenag) - MTsN 5 Bengkalis melaksanakan Ujian Asesmen
Madrasah (AM) tahun 2025 dengan menggunakan perangkat ujian berbasis Android
selama 6 hari dari tanggal 21 April s/d 26 April 2025. Ujian ini diikuti oleh
siswa-siswi madrasah kelas 9 (sembilan) berjumlah 64 siswa untuk meningkatkan
efisiensi dan keamanan.
Dalam ujian ini, siswa-siswi
dapat mengakses soal ujian melalui link yang diberikan oleh panitia Asesmen di
Android mereka. Sistem ini memungkinkan siswa untuk mengerjakan soal ujian
dengan lebih mudah dan cepat.
Selain memanfaatkan sistem
ujian, sistem ini juga mengikuti perkembangan zaman dan teknologi. Namun tak dapat dipungkiri penggunaan Android dalam
ujian juga memiliki kelemahan dengan bocornya jawaban yang bisa diakses ke
aplikasi lain. Untuk menanggulangi hal tersebut, maka pengawasan ujian lebih diperketat
lagi dengan penambahan pengawas 2 (dua) orang dalam satu ruangan.
Kepala MTsN 5 Bengkalis
mengakui sangat senang dengan sistem sekarang ini. "Kami sangat senang
dapat menggunakan teknologi Android dalam Ujian Asesmen Madrasah ini",
ungkap Zaherman,
Zaherman juga mengungkapkan "Dengan menggunakan teknologi ini, kami
dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan ujian, serta memberikan pengalaman
yang lebih baik bagi siswa-siswi kami."
Sistem ujian berbasis
Android ini juga memungkinkan guru untuk memantau kemajuan siswa secara
real-time dan memberikan feedback yang lebih cepat.