0 menit baca 0 %

Tingkatkan Ilmu Agama, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Sentajo Raya Isi Kajian Subuh Mubarokah di Surau Nurul Jadid

Ringkasan: Kuansing (Kemenag) - Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan yang halal dan baik, Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, mengisi Kajian Subuh Mubarokah di Surau Nurul Jadid, Desa Kampung Baru, Sentajo Raya.

Kuansing (Kemenag) - Dalam upaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya konsumsi makanan yang halal dan baik, Penyuluh Agama Islam Kantor KUA Kecamatan Sentajo Raya, Muhammad Isam, mengisi Kajian Subuh Mubarokah di Surau Nurul Jadid, Desa Kampung Baru, Sentajo Raya. Rabu 12 Maret 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh jamaah setempat, termasuk tokoh agama, pemuda, serta masyarakat umum.

Dalam kajiannya, Muhammad Isam menekankan bahwa makanan yang dikonsumsi oleh seorang Muslim tidak hanya harus halal dari segi zat dan prosesnya, tetapi juga harus baik bagi kesehatan. Ia mengutip firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 168, yang berbunyi:

"Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal lagi baik yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu." (QS. Al-Baqarah: 168)

Menurut ayat ini " makanan yang halal dan baik memberikan pengaruh besar terhadap akhlak dan ibadah seseorang. Makanan yang berasal dari sumber yang haram atau meragukan dapat menjadi penghalang terkabulnya doa serta mengurangi keberkahan dalam kehidupan sehari-hari," terang Muhammad Isam.

Muhammad Isam menjelaskan beberapa prinsip penting dalam memilih makanan yang halal dan baik, di antaranya:

1. Sumbernya Jelas, makanan harus berasal dari sumber yang halal, baik dari segi bahan maupun cara mendapatkannya.

2. Prosesnya Halal, tidak tercampur dengan najis, tidak melibatkan cara haram dalam penyembelihan, serta tidak mengandung unsur yang diharamkan oleh syariat.

3. Bermanfaat bagi Kesehatan, makanan harus bergizi dan tidak membahayakan tubuh, seperti makanan yang tidak mengandung zat berbahaya atau berlebihan dalam konsumsi gula dan lemak.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan label halal pada produk makanan dan minuman, terutama bagi masyarakat yang sering mengonsumsi produk olahan.

Kajian Subuh ini disambut dengan antusias oleh para jamaah. Salah seorang tokoh masyarakat, Ustaz Rahmat, menyampaikan apresiasinya terhadap materi yang disampaikan.

"Kajian seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami lebih dalam tentang pentingnya makanan halal dan baik. Harapannya, masyarakat lebih berhati-hati dalam memilih makanan untuk keluarga," ujarnya.

Kegiatan kajian ini merupakan bagian dari program rutin Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sentajo Raya dalam memberikan edukasi keagamaan kepada masyarakat.

" Kita berharap agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kehalalan dan kualitas makanan yang dikonsumsi, sehingga dapat mendukung kehidupan yang lebih sehat dan penuh keberkahan," ungkapnya.

Dengan adanya kegiatan seperti Kajian Subuh Mubarokah ini, diharapkan masyarakat Desa Kampung Baru, Sentajo Raya, semakin memahami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal memilih makanan yang halal dan baik.(RDW)