Indragiri Hulu (Kemenag) – Dalam rangka memperkuat keimanan dan kepedulian sosial masyarakat, dua Penyuluh Agama Islam Kecamatan Batang Cenaku, Muhammad Solihin dan Dadang Hermawan, melaksanakan kegiatan penyuluhan agama kepada kelompok binaan Majelis Taklim Nurul Ar-Ridho di rumah Maryuni pada Senin (29/09/2025). Kegiatan rutin ini dikemas dalam acara wirid Yasin mingguan yang diisi dengan tausyiah bertema “Nasehat yang Berisi Dua Perkara: Iman kepada Allah dan Berbuat Baik kepada Sesama,” bersumber dari kitab Nasaihul ‘Ibad.
Dalam kegiatan tersebut, Dadang Hermawan bertugas sebagai pembawa acara, sementara Muhammad Solihin menyampaikan tausyiah utama. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara keimanan kepada Allah dan kebaikan kepada sesama manusia.
“Iman adalah fondasi
utama kehidupan seorang muslim. Dengan iman, seseorang memiliki arah dan
pegangan kuat dalam menghadapi berbagai ujian hidup,” ujarnya di hadapan jamaah
majelis.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa wujud nyata dari keimanan seseorang adalah sikap saling tolong-menolong dan berbuat baik tanpa pamrih.
“Kebaikan tidak selalu soal materi, tetapi bisa
berupa perhatian, senyuman, atau sekadar mendoakan orang lain. Inilah bentuk
kepedulian sosial yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam,” tambahnya.
Dalam penutup tausyiahnya, Muhammad Solihin mengutip pesan ulama dalam Nasaihul ‘Ibad bahwa dua perkara — iman kepada Allah dan berbuat baik kepada sesama — merupakan jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
“Iman tanpa amal tidak sempurna, dan amal
tanpa iman tidak bernilai. Keduanya harus berjalan beriringan agar hidup penuh
berkah,” tutupnya.
Melalui kegiatan penyuluhan
ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya memperkuat hubungan
spiritual dengan Allah sekaligus meningkatkan solidaritas sosial. Program rutin
majelis taklim ini menjadi wadah efektif dalam membentuk karakter masyarakat
yang religius, peduli, dan harmonis di Kecamatan Batang Cenaku.
(Reski)