Meranti(Kemenag) – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan pemahaman masyarakat tentang penyelenggaraan jenazah sesuai syariat Islam, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Rangsang Pesisir bekerjasama dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Datuk Laksamana Bengkalis menggelar kegiatan pelatihan dan penyuluhan pada Selasa (22/7/2025) di Masjid Darussalam, Dusun 7 Parit Gantung, Desa Kedabu Rapat.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala KUA Kecamatan Rangsang Pesisir, Junaidi, dan dihadiri oleh imam masjid, para penyuluh agama Islam, peserta dari majelis taklim setempat, serta mahasiswa KKN. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi praktis dan teoretis dalam tata cara penyelenggaraan jenazah, mulai dari memandikan, mengkafani, menshalatkan, hingga menguburkan sesuai dengan tuntunan agama.
Dalam sambutannya, Junaidi menyampaikan apresiasi atas inisiatif kolaboratif antara penyuluh dan mahasiswa KKN yang telah menghadirkan kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Junaidi juga menekankan bahwa pelatihan ini sangat penting karena menyangkut kewajiban keagamaan yang harus dikuasai oleh umat Islam.
“Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat kita, karena menyangkut ibadah yang tergolong fardhu kifayah. Saya berharap ilmu yang didapat hari ini tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi bisa diaplikasikan dan disebarluaskan di tengah masyarakat,” ujar Junaidi.
Adapun yang bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan ini adalah Hardinata, salah satu Penyuluh Agama Islam Rangsang Pesisir. Dalam penyampaiannya, Hardinata menjelaskan bahwa penyelenggaraan jenazah merupakan kewajiban kolektif bagi umat Islam yang tidak boleh diabaikan.
“Pelatihan ini sangat penting karena menyangkut kewajiban bersama sebagai umat muslim. Jangan sampai karena ketidaktahuan, kita lalai menjalankan amanah agama terhadap saudara kita yang wafat,” ungkap Hardinata.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan hangat serta antusiasme tinggi dari para peserta. Di akhir kegiatan, seluruh peserta menerima sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif mereka.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Kedabu Rapat, khususnya anggota majelis taklim, semakin siap dan percaya diri dalam menjalankan tugas penyelenggaraan jenazah sesuai tuntunan agama. (T)