0 menit baca 0 %

Tingkatkan Kecerdasan Spiritual Siswa, MTsN 2 Kota Dumai Taja Matrikulasi Ibadah

Ringkasan: Dumai (Kemenag) Matrikulasi merupakan program penyetaraan ilmu atau pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa yang lulus. Sebelum pembelajaran dimulai dan pembagian kelas untuk siswa kelas VII baru Tahun Pelajaran 2024/2025, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Dumai yang bertempat di Aula Madras...

Dumai (Kemenag) โ€“ Matrikulasi merupakan program penyetaraan ilmu atau pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa yang lulus. Sebelum pembelajaran dimulai dan pembagian kelas untuk siswa kelas VII baru Tahun Pelajaran 2024/2025, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Dumai yang bertempat di Aula Madrasah melaksanakan kegiatan Matrikulasi Ibadah. Matrikulasi ibadah ini bertujuan untuk mengukur kompetensi ibadah siswa-siswi dan menjadi dasar pembinaan serta pembelajaran.

Penyetaraan kompetensi siswa baru dalam hal ibadah ini dilaksanakan pada hari Senin, 22 Juli 2024 sampai dengan hari Selasa, 23 Juli 2024. Kegiatan ini diKetuai oleh Muhammad Khairul Ansori, yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala Madrasah Bagian Sarana Prasarana. Siswa yang mengikuti kegiatan matrikulasi ibadah ini terdiri atas 117 orang siswa kelas VII baru yang terdiri atas 76 orang siswa laki-laki dan 41 orang siswa perempuan. Dalam pembukaan kegiatan, Kepala Madrasah Muliadi meminta kepada seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan semangat dan sungguh-sungguh, sehingga termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah yang selama ini masih belum maksimal.

Rangkaian kegiatan matrikulasi ibadah ini terdiri atas thaharoh, sholat, zikir, doa, bacaan Al- Qurโ€™an dan pembinaan akhlak. Pada saat pelaksanaan kegiatan, siswa akan berhadapan dengan guru pendamping, yang akan menguji kemampuan ibadah masing-masing siswa. Guru-guru yang mendamping siswa antara lain Muhammad Khairul Ansori, Sarmijah, Ardianto, Busdraril, Darlis, Asnida Lubis, Sariyah dan Rahmat Lubis.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, ibadah siswa lebih dapat ditingkatkan sehingga kelak mereka menjadi anak yang sholeh sholehah, berakhlakul karimah serta memiliki kecerdasan intelektual. (Ririn/Arief)*